‘Taksi Terbang’ Hadir Atasi Kemacetan di Jakarta

  • Whatsapp
taksi terbang
PT Whitesky Aviation melayani penerbangan dengan helikopter hanya dengan memesan lewat aplikasi 'Helicity' (ist/digtara)

digtara.com – Bandara Seokarno-Hatta menyediakan jasa taksi terbang dengan menggunakan sebuah Helikopter yang dianggap dapat menjadi ‘anti macet’ Kota Jakarta, Kamis (4/3/2021).

PT Whitesky Aviation menjadi salah satu perusahaan yang melayani jasa penerbangan dengan menggunakan jasa Helikopter ini dapat dipesan dengan mengunduh aplikasi ‘Helicity’ melalui smartphone.

CEO PT Whitesky Aviation Denon B Prawiraatmadja mengatakan layanan ini sudah menjangkau 72 titik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang. Layanan ini sudah bisa pesan dari aplikasi smartphone untuk mengecek harga titik destinasi yang ingin dituju.

Muat Lebih

“Harganya bervariasi antara Rp 8 – 20 juta, tapi kalau charter flight ya di atas Rp 20 jutaan,” katanya dalam diskusi Angkasa Pura II, Jumat (26/2/2021).

Dikatakannya, Helikopter dapat menampung lebih dari satu penumpang, tergantung jenis Helikopter yang dipilih.

Denon menjelaskan untuk fasilitas taksi udara bisa diangkut antara 3-4 penumpang. Sementara untuk helikopter charter bisa mengangkut hingga 8 penumpang.

“Dari perkiraan harga, dari Bandara Soekarno – Hatta (Soetta), Cengkareng menuju Hotel Fairmont Senayan dipatok harga Rp 20,21 juta menggunakan helikopter berjenis Ariesto / PK – WSA dengan jumlah penumpang 3+1. Jenis termahal menggunakan tipe Black Hawk / PK-WSW dengan 6 penumpang seharga Rp 86,26 juta,” bebernya.

Penggunaan dalam masa pandemi ini, Denon jelaskan supaya juga mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Yakni dengan menunjukkan hasil rapid test antigen atau PCR sebelum keberangkatan dengan jangka waktu 2×24 jam dan 3×24 jam.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan pengadaan taksi terbang ini adalah upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang terutama yang memiliki jadwal padat. Harapan pelayanan ini tidak hanya buka di Soetta tapi juga di Bandara Indonesia lainnya.

“Harapannya tidak hanya buka di Soetta tapi juga di bandara lain, Kertajati misalnya, atau Bali,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan