Modal Rp 2000, Pria di Kota Kupang Ini Paksa Bocah Lakukan Oral

Senin, 16 Mei 2022 17:07
ist
Pelaku yang memaksa anak oral seks

Kapolsek Maulafa, Kompol Anthonius Mengga yang dikonfirmasi Senin (16/5/2022) mengaku kalau pelaku melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur sebanyak 2 kali yaitu hari Jumat tanggal 13 Mei 2022 dan Sabtu 14 Mei 2022.

“Orang tua korban membuat laporan polisi di Polsek Maulafa,” tandas Kapolsek Maulafa.

Saat ini pelaku Markus sudah diamankan di ruang tahanan Polsek Maulafa.
Laporan korban tertuang dalam laporan polisi nomor LP/B/91/V/2022/SPKT/POLSEK MAULAFA/POLRES KUPANG KOTA/POLDA NTT tanggal 16 Mei 2022.

Pelaku Markus sendiri diketahui sudah memiliki istri dan anak.

Pelaku mengakui kalau ia sempat menunjukkan kelaminnya kepada APL dan FS.

Pelaku juga mengakui kalau ia dua kali meminta korban APL mengisap kelaminnya.

“Hari Jumat saya suruh dia (korban APL) isap kelamin saya sampai keluar sperma dan saya kasi uang Rp 2.000. Hari Sabtu saya panggil lagi dan isap kelamin di kamar kost tapi tidak keluar sperma. Saya juga kasi dia (korban APL) uang Rp 2.000,” tandas pelaku Markus.

Laman: 1 2

Berita Terkait