Sabtu, 30 Agustus 2025

Cerita Bripka Wahyu yang Seluruh Keluarganya Tersapu Tsunami Aceh

Redaksi - Senin, 03 Agustus 2020 10:09 WIB
Cerita Bripka Wahyu yang Seluruh Keluarganya Tersapu Tsunami Aceh

digtara.com – Di balik ketenarannya menjadi polisi sayur, ternyata ada kisah sedih di masa lalunya. Cerita Bripka Wahyu yang Seluruh Keluarganya Tersapu Tsunami Aceh

Baca Juga:

Tragedi Tsunami yang melanda Aceh pada 2004 silam merupakan bencana alam terbesar yang tidak bisa dilupakan dunia khususnya masyarakat Aceh.

Ratusan jiwa melayang saat itu, termasuk keluarga tercinta Bripka Wahyu yang kini menjabat sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibnas).

Pada saat kejadian tersebut, Bripka Wahyu Sedang bertugas di kota Aceh.

“Saya saat itu baru saja melaksanakan salat Dhuha. Kejadianya pukul sembilan, saya mendapat kabar bahwa tempat keluarga saya terkena bencana itu. Sampai saat ini, saya juga tidak tahu di mana lokasi keberadaan jenazah mereka,” ungkapnya kepada Digtara TV dalam acara D’Podcast Ngobrol Pintar Inspiratif (Ngopi), beberapa waktu lalu.

Baca: Bripka Wahyu: Berawal Dari Penjual Sayur, Kini Menjadi Polisi Sayur

Pindah Tugas

Setelah kejadian tersebut, Wahyu mendapat blanko untuk pindah tugas. Bripka Wahyu berfikir untuk mengambil kesempatan ini, agar dirinya bisa menghilangkan rasa trauma yang cukup mendalam.

Akhirnya ia memilih untuk pindah tugas ke wilayah Sumatera Utara (Sumut). Alasan itu dia ambil karena ada saudara yang berdomisili di Provinsi ini.

Sebelum pindah, Wahyu mendatangi kampung halamannya dan berdoa.

“Ya Allah, enggkau telah mengambil keluargaku, aku berjanji akan mencari 1000 keluargaku di Sumut,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kepada seluruh generasi muda yang masih memiliki keluarga, Bripka Wahyu berpesan untuk selalu mencintai keluarganya selagi masih ada.

Bripka Wahyu juga pernah berpesan kepada para narapidana pengguna narkoba untuk selalu mencintai ibunya.

Baca: Kawanan Pencuri Berbaju Loreng Gasak Mobil Pedagang Sayur Pasar Inpres Tebing Tinggi

“Sayangi ibu. Kalau perlu, basuhla muka mu dengan air bekas cucian kaki ibumu. Karena surga memang berada di bawah kaki ibu. Insyaallah, hidupmu akan menjadi lebih baik,” tandasnya. [Mag-2]

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Cerita Bripka Wahyu yang Seluruh Keluarganya Tersapu Tsunami Aceh

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru