Senin, 12 Januari 2026

Pegawai Honorer Aniaya Rekannya Hingga Sekarat

Imanuel Lodja - Sabtu, 11 April 2020 08:01 WIB
Pegawai Honorer Aniaya Rekannya Hingga Sekarat

digtara.com – Pegawai honorer main hakim di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (11/4/2020) aniaya seorang pegawai honorer.

Baca Juga:

Seorang pegawai honorer dianiaya hingga sekarat oleh sesama pegawai honorer di RSS Baumata Blok B nomor 10, RT 02/RW 02, Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Korban yang dianiaya, Marsputradi I. Game (27), pegawai honorer yang tinggal di kompleks perumahan RSS Baumata, Desa Baumata Barat, Kecanatan Taebenu, Kabupaten Kupang.

Korban dianiaya oleh Lius Tumanan (29), pegawai Honorer yang juga tinggal di Desa Baumata Barat, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Terlapor (Lius Tumanan) membenturkan keningnya ke arah muka pelapor/korban (Marsputradi I Game) dan mengenai hidung pelapor.

setelah itu terlapor memukul pelapor berulang kali dibagian wajah dan kepala menggunakan kepalan tangan.

Di mana akibat dari pukulan tersebut pelapor sekarat dan mengalami rasa sakit di telinga kiri.

“Kepala bagian belakang dan memar pada pipi kiri dan kanan serta pingsan,” ujar Kapolsek Kupang Tengah, Polres Kupang, Ipda Elpidus Kono Feka, S.Sos, Sabtu (11/4/2020).

Ceritanya, Awalnya pada Jumat (10/4/2020), terlapor datang ke rumah korban saat korban tidak ada dirumah.

Di rumah korban hanya ada adik korban, Andre W. Game (19) yang juga seorang mahasiswa dan tanpa alasan yang jelas terlapor memukul adik korban.

Saat pulang ke rumah, korban mendapat laporan dari sang adik sehingga korban pun ke teras rumah terlapor untuk menanyakan persoalan dan alasan terlapor memukul adik korban.

Pelapor yang juga korban keluar rumah untuk bertemu dengan terlapor dengan maksud ingin bertanya ada keperluan apa dan alasan memukul adik korban.

“Tiba-tiba terlapor langsung membenturkan keningnya ke wajah korban dan menganiaya korban berulang kali,” ujar Kapolsek.

Atas kejadian tersebut korban tidak terima dan melapor ke Polsek Kupang Tengah, Polres Kupang guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Kami dari polsek Kupang Tengah telah melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengetahui motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban,” ujarnya Kapolsek.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025

Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT

Didukung ICITAP, Polda NTT dan Lembaga Terkait Bahas masalah TPPO di NTT

Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO

Pimpin Sertijab PJU dan Dua Kapolres, Kapolda NTT Juga Lantik Kombes Nova Irone Surentu Jadi Direktur PPA Dan PPO

Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung

Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung

Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT

Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT

Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam

Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam

Komentar
Berita Terbaru