Kamis, 17 September 2026

Rela Tinggalkan Jabatan, Ribuan PNS Berebut Kesempatan Ingin Berkhidmat Melayani Tamu Allah di Kemenhaj

Mutasi PNS Kemenhaj
Ahsan Fauzi - Kamis, 17 September 2026 12:36 WIB
Rela Tinggalkan Jabatan, Ribuan PNS Berebut Kesempatan Ingin Berkhidmat Melayani Tamu Allah di Kemenhaj
MCH 2026
Para peserta saat mengikuti Ujian Kompetensi bagi pelamar mutasi masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Layanan ASN Karier Batch II Tahun 2026 di Kantor Regional I BKN Yogyakarta, Kamis (17/9/2026)

digtara.com - Animo para abdi negara lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang berminat untuk berkhidmat di Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) sangat luar biasa. Itu terbukti dari banyaknya pelamar yang masuk di panitia seleksi dan hari ini Kemenhaj tengah menggelar rangkaian Ujian Kompetensi bagi pelamar mutasi masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) melalui Layanan ASN Karier Batch II Tahun 2026.

Baca Juga:

Kepala Bagian Pengelolaan SDM Kemenhaj, Abdul Basir, memaparkan bahwa jumlah pelamar jauh melampaui kuota formasi yang tersedia.

"Dari formasi yang kita buka sekitar 820, yang mendaftar untuk pindah ke Kementerian Haji totalnya ada 5.300-an. Hampir tujuh atau delapan kali lipat dari formasi. Yang terverifikasi untuk lolos menjadi peserta ujian ada sekitar 1.300," jelas Basir saat memantau pelaksanaan ujian di Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yogyakarta, Kamis (17/9/2026).

Menariknya, formasi yang dibuka oleh Kemenhaj kali ini dikhususkan untuk jabatan pelaksana penata layanan operasional dengan syarat minimal pendidikan Strata-1 (S1). Namun, magnet pengabdian di Kemenhaj rupanya mampu menarik minat para PNS yang telah menduduki jabatan strategis di instansi asal mereka.

"Yang mendaftar itu banyak yang sudah punya jabatan, ada yang sudah eselon tiga, ada yang fungsional ahli muda maupun ahli madya. Tapi karena mereka ingin berkhidmat untuk memberikan layanan kepada jemaah haji, mereka rela meninggalkan jabatannya yang penting bisa bergabung dengan Kementerian Haji," ungkap Basir.

Demi memastikan proses seleksi berjalan secara transparan, berintegritas, dan akuntabel, Kemenhaj menggandeng penuh BKN. Ujian kompetensi ini dilaksanakan serentak di seluruh kantor BKN di 34 provinsi dengan rentang waktu dari 16 hingga 28 September 2026. Metode yang digunakan adalah Computer Assisted Competency Test (CACT) yang dirancang untuk mengukur secara presisi kompetensi manajerial dan sosiokultural para kandidat.

Baca Juga:

"Kita akan mengukur dari kebiasaan kerja para pegawai yang akan mutasi ini. Mulai dari integritas, kerja sama, kemampuan mengembangkan diri, mengembangkan orang lain, kemampuan komunikasi, dan lain-lain sampai ke perekat kebangsaan," urai Basir.

Untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sendiri, persaingan juga terbilang ketat. Kemenhaj hanya membuka lima formasi untuk Kantor Wilayah (Kanwil), lima formasi untuk Asrama Haji, serta satu hingga dua formasi untuk penempatan di tingkat Kabupaten/Kota, disesuaikan dengan kebutuhan eksisting dan kebijakan outsourcing yang telah berjalan. Pada sesi ujian hari Kamis (17/9/2026) di BKN Yogyakarta, sebanyak 13 peserta tampak hadir mengikuti CACT.

Motivasi Tulus Melayani Tamu Allah

Di balik ketatnya persaingan dan tingginya standar soal studi kasus pelayanan publik yang diujikan oleh BKN, para peserta menyimpan motivasi pengabdian yang mendalam. Syahrul Arifin, salah satu peserta yang menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, mengaku panggilan hatinya untuk melayani umat lebih besar dari sekadar mengejar jabatan.

"Motivasi saya itu ya saya merasa senang untuk mengurusi umat, tamu-tamu Allah itu saja. Kami tentu saja bisa mengabdi di Kementerian Haji secara maksimal karena ada motivasi karena senang, merasa cinta, merasa terhormat untuk bisa melayani tamu-tamu Allah," tutur Syahrul.

Senada dengan hal tersebut, salah seorang peserta seleksi mengamini bahwa pengembangan karier hanyalah bonus. "Pengembangan diri pasti ya, potensi, karir, dan segala macamnya. Tapi yang paling utama adalah pengin bisa lebih melayani para tamu Allah saja. Mudah-mudahan bukan hanya perkara dunia tapi perkara akhirat juga," ucapnya penuh harap. Dia juga mengapresiasi ketatnya ujian dari BKN sebagai bukti objektivitas Kemenhaj dalam menyaring Sumber Daya Manusia (SDM) terbaiknya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, telah menerbitkan Pengumuman Nomor PENG-19/SJ/2026 tanggal 14 September 2026 yang mewajibkan seluruh pelamar yang Memenuhi Syarat (MS) administrasi untuk mengikuti tahapan Ujian Kompetensi ini. Teguh secara tegas mengingatkan peserta untuk mematuhi seluruh tata tertib, termasuk aturan berpakaian (kemeja putih dan celana hitam), serta larangan membawa barang ke ruang ujian.

"Integritas harus dijaga bersama. Peserta perlu mengikuti seluruh proses sesuai dengan aturan sehingga pelaksanaan seleksi dapat berlangsung secara tertib dan sesuai dengan ketentuan. Kepatuhan terhadap jadwal dan tata tertib merupakan bagian penting dari proses seleksi," pesan Sekjen Teguh.

Kemenhaj terus mengimbau seluruh peserta untuk aktif memantau informasi resmi dan perkembangan proses mutasi melalui laman web resmi Kemenhaj, portal Layanan ASN Karier BKN, serta kanal media sosial resmi kementerian. Keputusan Panitia Seleksi dalam proses ini bersifat mutlak, final, dan mengikat. (San).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kemenhaj Gandeng BKN Perkuat Transparansi, CAT PPIH 2027 Non Nakes Digelar Serentak 35 Titik Se-Indonesia

Kemenhaj Gandeng BKN Perkuat Transparansi, CAT PPIH 2027 Non Nakes Digelar Serentak 35 Titik Se-Indonesia

Kemenhaj Himbau Peserta Seleksi PPIH 2027 Tetap Tenang, Verifikasi Terus Berjalan dan CAT Digelar Dua Gelombang

Kemenhaj Himbau Peserta Seleksi PPIH 2027 Tetap Tenang, Verifikasi Terus Berjalan dan CAT Digelar Dua Gelombang

Seleksi PPIH Arab Saudi 2027 Resmi Dibuka, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Seleksi PPIH Arab Saudi 2027 Resmi Dibuka, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan 2027. Simak jadwalnya!

Kemenhaj Buka Seleksi PPIH Arab Saudi Bidang Kesehatan 2027. Simak jadwalnya!

33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta, Kemenhaj Turun Tangan

33 Jemaah Umrah Gagal Berangkat di Bandara Soetta, Kemenhaj Turun Tangan

Kemenhaj Periksa PT TAS, Diduga Pelanggaran Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah

Kemenhaj Periksa PT TAS, Diduga Pelanggaran Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah

Komentar
Berita Terbaru