Rinto Subekti Sosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Modal Sosial Pembangunan Daerah
digtara.com - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sekaligus Wakil Ketua Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrat, Rinto Subekti, S.E., M.M., menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Baca Juga:
- Ekonomi Tangguh, Bangsa Utuh: Rinto Subekti Kuatkan Pilar Kebangsaan di Wonogiri
- Khawatir Akan Merusak Ekosistem Alam di Gunung Lawu, Politikus Partai Demokrat Asrar Tolak Proyek Geothermal
- Belanja Masalah, Anggota DPRD Jateng Asrar Gelar Pengobatan Gratis, Donor Darah dan Silaturahmi dengan Komunitas Ojol Se-Kabupaten Karanganyar
Acara yang dilaksanakan pada Minggu, 14 Desember 2025, di Kecamatan Kerjo ini mengambil tema sentral, "Merajut Keberagaman, Memperkokoh Persatuan: Bhinneka Tunggal Ika sebagai Modal Sosial Pembangunan Daerah."
*Pentingnya Empat Pilar*
Dalam sambutannya, Rinto Subekti menekankan pentingnya memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan: Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Baca Juga:
"Empat Pilar ini bukan hanya sekadar hafalan, melainkan fondasi kuat yang menyatukan kita sebagai bangsa yang majemuk. Khususnya di daerah, persatuan dan kerukunan adalah kunci untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan," ujar Rinto di hadapan ratusan peserta sosialisasi.
*Bhinneka Tunggal Ika: Modal Sosial Pembangunan*
Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini menyoroti Bhinneka Tunggal Ika—berbeda-beda tetapi tetap satu jua—sebagai modal sosial utama dalam konteks pembangunan daerah.
"Karanganyar, seperti daerah lain di Indonesia, kaya akan suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini adalah kekuatan, bukan perpecahan. Dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, semua elemen masyarakat dapat bersinergi, menyelesaikan masalah bersama, dan fokus pada peningkatan kesejahteraan," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rinto Subekti juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, menjaga toleransi, dan menolak segala bentuk paham yang mengancam persatuan bangsa.
*Antusiasme Peserta*
Baca Juga:
Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang melibatkan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemuda setempat. Para peserta menyambut baik inisiatif sosialisasi ini, mengakui perlunya penguatan ideologi kebangsaan di tengah tantangan global dan informasi yang masif.
"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Rinto Subekti. Materi yang disampaikan sangat relevan, khususnya bagaimana kita harus menggunakan keberagaman ini untuk membangun desa dan daerah kita menjadi lebih baik," ungkap salah satu tokoh pemuda dari Kecamatan Kerjo. (San).
Ekonomi Tangguh, Bangsa Utuh: Rinto Subekti Kuatkan Pilar Kebangsaan di Wonogiri
Khawatir Akan Merusak Ekosistem Alam di Gunung Lawu, Politikus Partai Demokrat Asrar Tolak Proyek Geothermal
Belanja Masalah, Anggota DPRD Jateng Asrar Gelar Pengobatan Gratis, Donor Darah dan Silaturahmi dengan Komunitas Ojol Se-Kabupaten Karanganyar
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Jateng, Asrar Siap Kawal 10 Tuntutan Aliansi Mahasiswa se-Semarang Raya ke Pimpinan DPRD dan Pimpinan Partai Demokrat
Singgih Januratmoko: Pejabat Publik Harus Jadi Teladan Bagi Generasi Muda Saat Nilai Kebangsaan Kita Diuji
Bripda Hanif Ariyono Dibacok OTK, Wakapolresnya Selamat
Pencarian Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Resmi Ditutup
Hari Terakhir Pencarian Korban Kapal Tenggelam, TIM SAR Gabungan Gelar Doa Bersama di Lokasi Kecelakaan Laut
Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya
Oknum Petugas Lapas Binjai Inisial BH Diduga Potong Uang Titipan Keluarga untuk WBP, FPMS Minta Ditjenpas dan Kemenimipas Tindak Tegas
Pencarian Hari Ke-14 Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Masih Nihil
Polisi Amankan Wanita di Sumba Timur Diduga Curi Handphone dan Uang
Kapendam IX/Udayana Jelaskan Isu Viral Pengantaran Pelda Chrestian Namo