Cetak Kader Penggerak Kerukunan dan Duta Moderasi Beragama di Kalangan Generasi Muda, FKUB Muda Jateng Gelar Sekolah Kerukunan
digtara.com - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Muda Jawa Tengah baru saja mengadakan Kick Off Sekolah Kerukunan yang dibuka oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag RI, HM. Adib Abdushomad, Ph.D., Sabtu (13/12/2025).
Baca Juga:
Ketua FKUB Muda Jawa Tengah Dr. Nur Rois, M.Pd.I, menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mencetak kader penggerak kerukunan dan duta moderasi beragama di kalangan generasi muda.
"Program ini dirancang untuk menyiapkan energi baru dalam mewujudkan harmoni dan mengajak generasi muda untuk ikut serta mengkampanyekan moderasi dan kerukunan," ucap Rois.
Sekretaris FKUB Jawa Tengah, Dr. Multazam Ahmad, MA menyampaikan apresiasi atas program Sekolah Kerukunan yang digagas FKUB Muda Jateng.
Baca Juga:
"Saya menilai bahwa kegiatan ini sangat inspiratif dan dapat menjadi percontohan dalam menyiapkan generasi muda yang toleran," ungkap Multazam.
Sementara itu, Ketua PKUB Kemenag RI HM. Adib Abdushomad, Ph.D., juga menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. "Saya berharap sekolah kerukuman dapat dilakukan secara luring serta kolaborasi dengan lintas kementerian," harapnya.
*Detail Kegiatan:*
- Sekolah Kerukunan akan dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan
- Angkatan pertama diikuti oleh 50 peserta yang telah diseleksi melalui wawancara dan esai terkait kerukunan
- Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah strategis dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian di kalangan generasi muda.
Baca Juga:
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang aktif dalam mempromosikan kerukunan dan moderasi beragama di masyarakat. (San).
HAB ke-80, Sinergi Pemprov Jateng dengan Kemenag Wujudkan Kerukunan Masyarakat
FKUB Muda Jateng Ajak Generasi Muda dan Mahasiswa Jangan Sampai Terpapar Paham Radikal
Gus Irfan Resmi Dilantik Jadi Menteri Haji dan Umrah. Menteri Baru Diharapkan Ramah, Terbuka dan Jalankan Smart Haji
Silatnas FKUB 2025, Menag Ajak Jadikan Agama Faktor Pemersatu, Bukan Pemecah