Jumbara XIV PMI Kota Semarang, Ajang Melatih Jiwa Kerelawanan Sejak Dini
Hernowo membuka gelaran tahunan tersebut dengan menabuh gong, dan meminta pengurus PMI Kota Semarang dan tamu undangan untuk mengikuti menabuh gong sebanyak 14 kali.
Baca Juga:
- Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang
- HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
- Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X
"Karena ini Jumbara XIV, kita tabung gong sebanyak 14 kali, kami mohon Bapak/Ibu tamu undangan berkenan ikut memukul gong," ucap Hernomo saat membuka acara.
Hernowo menyampaikan apresiasinya dalam gelaran Jumbara XIV PMI Kota Semarang tahun ini.
"Ada tiga kata kunci dalam kegiatan ini, yaitu solidaritas, kebersamaan, dan kepedulian. Melatih jiwa kerelawanan sejak dini adalah bekal penting dalam membangun bangsa," katanya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti Jumbara menjadi ruang positif bagi remaja untuk berkembang.
"Anak-anak tidak hanya sibuk dengan gawai, tetapi bisa bertemu, bersosialisasi, dan membangun persaudaraan. Ini sangat baik untuk membentuk karakter," imbuhnya
Wakil Ketua PMI Kota Semarang, dr Widoyono MPH, mengatakan Jumbara tidak hanya sekadar ajang kompetisi.
Ia menjelaskan tujuan digelarnya acara tersebut adalah membangun kebersamaan, melatih keterampilan, dan mempersiapkan kader untuk Jumbara tingkat provinsi maupun nasional.
"Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengisi masa muda dengan hal-hal positif," ujar Widoyono.
Menurut Widoyono, tema tahun ini, "Humanity for Healthier Lifestyle", diangkat untuk mengajak generasi muda membangun gaya hidup sehat, peduli lingkungan, serta aktif dalam pelayanan sosial kemanusiaan.
PMI Kota Semarang menegaskan kegiatan Jumbara dan Temu Karya merupakan miniatur penerapan manajemen relawan, mulai dari perekrutan, pembinaan, penghargaan, hingga evaluasi.
Dengan rangkaian diskusi, workshop, serta berbagai perlombaan, PMI berharap lahir kader-kader muda yang tangguh, profesional, kreatif, dan inovatif.
"Generasi muda adalah calon pemimpin bangsa. Melalui PMR dan KSR, mereka belajar mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan, sekaligus mengasah keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masyarakat," imbuhnya.
Shakila Cetta Tunggadewi peserta PMR Mula dari SD Negeri Bulu Lor yang saat ini duduk di kelas 4 mengaku senang terpilih menjadi peserta Jumbara XIV PMI Kota Semarang.
"Sangat bangga terpilih menjadi peserta Jumbara XIV, sebab dalam kegiatan tersebut dapat berkumpul dan ketemu dengan seluruh anggota PMR dari tingkat Mula, Madya, Wira dan kakak-kakak dari KSR. Selain itu memperoleh pengalaman tentang kepalangmerahan dan menambah wawasan serta kreativitas," ucapnya
Sementara itu, Ketua Panitia Jumbara XIV yang juga Sekretaris PMI Kota Semarang, Ratnaningdyah Hasna Zahari, S.H., M.M melaporkan, Kegiatan ini digelar selama tiga hari, Selasa (23/9) hingga Kamis (25/9), dipusatkan di Bumi Perkemahan Hardawalika, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Semarang.
"Acara ini diikuti 1.021 peserta yang terdiri dari PMR Mula (SD/MI), PMR Madya (SMP/MTs), PMR Wira (SMA/MA), hingga KSR dari kalangan mahasiswa," pungkasnya. (San).
Sempat Imbang dan Pemilihan Ulang, Ketua LBH Ansor Kota Semarang Arif Rahman Akhirnya Terpilih Jadi Ketua GP Ansor Kota Semarang
HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
Tiga Calon Ketua GP Ansor Kota Semarang Masa Khidmah 2026-2030 Ditetapkan Panitia Konfercab X
Refleksi 2025 BWI Kota Semarang: Dari Optimalisasi Aset Wakaf hingga Semarang Kota Wakaf
Diambil Dari Kejadian Nyata, Film Alas Roban Akan Tayang Serentak di Bioskop 15 Januari 2026