Puluhan Penyuluh Agama Dilatih Terampil Bermedsos, Kemenag Kota Semarang Bentuk Tim Media KUA
Pelatihan Penyuluhan Agama di Media Sosial
Ahsan Fauzi - Rabu, 02 Juli 2025 09:46 WIB
Humas Kemenag Kota Semarang
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit saat memberikan pengarahan kepada para penyuluh KUA dalam pelatihan dasar Penyuluhan Agama di Media Sosial di Hotel Andelir Semarang, Senin (30/6/2025).
digtara.com - Penyuluh Agama di Kementerian Agama (Kemenag) Kota Semarang diminta terampil bermedia sosial, karena di era digital ini penyuluhan agama di media sosial menjadi sebuah keniscayaan. Untuk membekali para punyuluh, memasuki awal semester kedua tahun 2025 ini,Kemenag Kota Semarangmenyelenggarakan pelatihan dasar Penyuluhan Agama di Media Sosial, Senin (30/6/2025).
Baca Juga:
Pelatihan yang berlangsung sehari penuh itu diikuti puluhan peserta. Adapun materinya adalah membahas tuntas tentang teknis pembuatan konten kreatif materi penyuluhan, mulai dari penyusunan ide, materi pepnyuluhan, teknik design grafis, dan publikasi materi.
Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kota Semarang, Sumari berharap dari pelatihan ini melahirkan tenaga profesional kepenyuluhan Agama Islam di 16 KUA.
"Pelatihan konten kreatif ini sangat penting untuk diikuti penyuluh agar bisa meningkatkan kompetensi, wawasan, dan kreativitas penyuluh sehingga materi kepenyuluhan menjadi menarik dan mengikuti zaman," ungkapnya dalam sesi pembukaan pelatihan di Hotel Andelir, Wonodri, Semarang Selatan yang dikirim lewat rilisnya, Rabu (2/7/2025)
Senada dengan pernyataan Kasi Bimas Islam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Muhtasit menekankan ketelitian penyuluh dalam menyampaikan materi. Tentunya materi yang disampaikan harus memenuhi standar pelaporan kegiatan penyuluhan.
"Pertama kali menjadi tugas pokok penyuluh adalah menyiapkan dulu item penyuluhannya apa saja, lalu dibuat konten semenarik mungkin," kata Muhtasit yang juga alumni Pondok Psantren Futuhiyyah Mranggen, Demak.
Sementara itu, panitia penyelenggara pelatihan konten kreatif, Samsudin menuturkan hasil akhir dari pelatihan ini, nantinya penyuluh membuat video singkat dalam setiap kegiatan penyuluhannya.
"Sebagai tindak lanjutnya, pastinya jenengan juga diharuskan mendalami Canva dan CapCut untuk mendukung kreativitas suluhan. Sehingga masing-masing KUA bisa mempublikasikan hasil kinerjanya di akun media sosial KUA" pinta Samsudin kepada peserta di sesi akhir. (San).
Tags
Bimas Islam Kemenag Kota SemarangKemenag Kota SemarangKonten kreatifMuhatsitPelatihan Dasar Penyuluhan Agama di Media SosialPenyuluhan Agama di Media SosialSumari
Berita Terkait
HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
Ajak Para Nadhir Jadikan Wakaf Sebagai Fondasi Penting dalam Memajukan perguruan Tinggi di Indonesia
Kota Semarang Juara Umum MTQH XXXI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2025 di Tegal
Pemulung TPA Jatibarang Diajak Cegah Stunting
Masjid Al Hidayah Mangunharjo Tugu Langganan Kena Banjir, Penyuluh Agama Islam Bantu Bersihkan Masjid
Kemenag Kota Semarang Gandeng Rumah Zakat Jateng Berikan Paket Sembako untuk Guru LPQ
Komentar
Berita Terbaru
Korban Gempa Flores Timur Butuh Sejumlah Bantuan
IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG
Kapolres Kupang Dorong Penyelesaian Konflik Warga Secara Damai
Nilai Tukar Rupiah 13 April 2026 Ditutup di Rp17.100 per Dolar AS, Bergerak Fluktuatif di Tengah Tekanan Global
Ratusan Rumah Warga dan Fasilitas Umum Rusak Pasca Gempa Flores Timur, 403 KK Berdampak
ANTAM UBS Turun, Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Selasa 14 April 2026
Ditreskrimsus Polda NTT Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas dari Timor Leste