Kadis Kominfo Binjai: Pentingnya Strategi Komunikasi untuk Penyebaran Informasi Publik

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota BinjaiSofyan Syahputra Siregar, S.STP, M.AP yang dalam hal ini bertindak sebagai narasumber mengatakan bahwa akses sanitasi yang buruk masih menjadi permasalahan di Indonesia. Adapun salah satu kendalanya yaitu masih kurangnya pemahaman masyarakat akan informasi tentang sanitasi aman.
Baca Juga:
- Kadis Perikanan Rote Ndao dan Kontraktor Jadi Tersangka Tindak Pidana Korupsi
- Siswa SMAN 5 Binjai Diduga Dikeroyok Senior di Dalam Area Sekolah, Keluarga Minta Usut Tuntas
- KNPI Sumut Minta Kapolda Wisnu Batalkan Penetapan Tersangka Terhadap Yafid Anak Bilal Mayit Korban Penganiayaan di Polres Binjai
Sofyan menjelaskan, untuk menjawab tantangan tersebut, dibutuhkan strategi komunikasi agar seluruh lapisan masyarakat menerima informasi yang akan disampaikan.
"Salah satu faktor yang mendasari keberhasilan publikasi informasi melalui media sosial adalah dengan menggunakan influencer. Peran influencer mampu memengaruhi perilaku dan pendapat pengikutnya, sehingga informasi yang ingin kita sampaikan akan lebih diterima oleh masyarakat," ucapnya.
Lebih lanjut lagi, ia menambahkan seorang influencer harus mampu menyajikan konten menarik sehingga masyarakat tertarik untuk melihatnya.
"Sebagai influencer, kita harus mampu membuat konten-konten yang dikemas secara menarik, agar masyarakat sadar bahkan terlibat secara langsung dalam upaya peningkatkan akses air minum, sanitasi aman, serta pengelolaan sumber daya air," ujarnya.

Kadis Perikanan Rote Ndao dan Kontraktor Jadi Tersangka Tindak Pidana Korupsi

Siswa SMAN 5 Binjai Diduga Dikeroyok Senior di Dalam Area Sekolah, Keluarga Minta Usut Tuntas

KNPI Sumut Minta Kapolda Wisnu Batalkan Penetapan Tersangka Terhadap Yafid Anak Bilal Mayit Korban Penganiayaan di Polres Binjai

Siswa Diduga Keracunan MBG, Kadis Pendidikan Kota Kupang Usulkan Layanan MBG Di Satu SPPG Tidak Lebih dari 3.000

Penyelenggaraan Haji Dinilai Belum Optimal, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ansory Siregar Minta BP Haji Jadi Kementerian
