Bacaleg Jonatan Tarigan-Satgas IPK Binjai Bantu Anak Penderita Infeksi Paru
digtara.com -BINJAI | Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dapil 12 Jonatan Tarigan SH bersama dengan pengurus Satgas Inti Maha Sakti Karya Ikatan Pemuda Karya (IPK) Binjai jenguk balita penderita Pneumonia (infeksi paru-paru) di RS Tentara Binjai, Kamis (12/10/23).
Baca Juga:
Kehadiran Bacaleg dari PDIP Jonatan Tarigan SH bersama pengurus Satgas Inti Maha Sakti Karya IPK Binjai memberikan bantuan uang tunai kepada orang tua balita penderita pneumonia.
Ketua Satgas Inti Maha Sakti Karya Govin Tarigan melalui Ade Rinaldi Tanjung mengatakan, kedatangan Jonatan Tarigan SH bersama pengurus Satgas Inti Maha Sakti Karya IPK Binjai ke RS Tentara Binjai untuk melihat langsung kondisi balita penderita pneumonia.
"Kedatangan kami ke rumah sakit Tentara Binjai ini untuk menjenguk dan menyerahkan bantuan kepada adik kita yang hari ini didiagnosa dokter itu penyakit paru-paru," katanya.
Ade Rinaldi mengatakan prihatin dengan kondisi balita yang menderita pneumonia, apa lagi untuk biaya berobatnya saja orangtua balita tersebut harus menjual betornya agar dapat membayar BPJS-nya yang nunggak selama dua tahun.
"Pihak keluarga ini betul-betul tidak ada uangnya, bahkan untuk bayar BPJS saja nunggak, bukan berarti tidak mau bayar tapi tidak sanggup bayar, gara-gara nunggak itu dijual becaknya barulah bisa terbayar BPJS-nya," katanya.
Ade Rinaldi berharap Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Sosial untuk lebih memperhatikan kondisi masyarakat agar anak-anak di Kota Binjai terjamin kesehatan dan pendidikannya.
"Sudah jelas di Indonesia ini orang-orang yang tidak mampu ditanggung oleh negara, jadi Pemerintah Kota Binjai harus membantu masyarakat yang tidak mampu demi kesejahteraan masyarakat," sebutnya.
Sementara itu, Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dapil 12 Jonatan Tarigan SH mengatakan, kehadirannya ke RS Tentara Binjai untuk melihat langsung kondisi balita penderita pneumonia. Hal ini bentuk perhatian dan kepeduliannya dengan masyarakat.
"Semoga bantuan yang kami berikan hari ini dapat membantu meringankan beban orangtua balita yang didiagnosa penderita pneumonia, sehingga anak beliau bisa mendapatkan penanganan kesehatan," pungkasnya.
Korban Banjir dan Longsor Sumatera Terima Bantuan Rp 8 Juta per Keluarga, Ini Rinciannya
2.505 PPPK Paruh Waktu Pemprov Riau Resmi Dilantik Hari Ini, Terima SK di Pekanbaru
Kapolda NTT Perkuat Layanan hingga Pelosok dengan 20 Motor Bhabinkamtibmas
Tolak Bantuan Asing untuk Bencana Sumatra, Prabowo Tegas: Terima Kasih, Indonesia Mampu
Pemerintah Tolak Bantuan Asing, Gubernur Aceh Khawatir Korban Bencana Tewas karena Kelaparan