Rabu, 24 Juli 2024

Dinilai Tak Fair, Mayoritas Korwil ISMAHI Walk Out dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Penyelenggara KLB ISMAHI

Arie - Minggu, 19 Maret 2023 15:32 WIB
Dinilai Tak Fair, Mayoritas Korwil ISMAHI Walk Out dan Nyatakan Mosi Tidak Percaya kepada Penyelenggara KLB ISMAHI

digtara.com – Mayoritas koordinator Wilayah (Korwil) ikatan senat mahasiswa hukum indonesia (ISMAHI) tarik gerbong dan enggan lanjutkan Kongres Luar Biasa (KLB), yang di laksanakan di salah satu villa di puncak bogor.

Baca Juga:

Pada pertemuan sebelumnya dalam agenda silaturahmi nasional (SILATNAS), 8 korwil ISMAHI se-Indonesia telah menyepakati agenda Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan di laksanakan di jakarta dengan kepanitiaan bersama korwil ISMAHI DKI Jakarta. akan tetapi, dalam perjalanan persiapan KLB, ketua panitia KLB yang juga menjabat sebagai korwil ISMAHI DKI jakarta tidak pernah melibatkan kampus-kampus lain yg tergabung dalam ISMAHI DKI Jakarta, “persiapan kongres kami nilai tertutup dan hanya di peruntukan untuk kandidat yg di kehendaki ketua panitia. Kata Gawi Yaur Kabid hubungan antar lembaga ISMAHI DKI Jakarta.

“Kita ini kan sama-sama berniat membuat ISMAHI Bangkit, saya kira prosesnya harus sesuai prosedur organisasi, kita datang berkumpul di sini bukan hanya mau pilih ketua, apalagi pilih ketua yang hanya di kehendaki segelintir orang, buat apa? Hari ini kami 5 dari 8 korwil yang sepakat mengadakan KLB menarik diri dari KLB ini. Karena KLB ini sudah tidak sehat. Tegas Gawi.

Senada dengan peryataan di atas, perwakilan ISMAHI wilayah Jawa Barat, Jawa timur, NTB, sumatra utara yang notabene mereka juga hadir di Silatnas ISMAHI menyaksikan langsung arogansi penyelenggara, tidak transparan dengan data base, informasi KLB terkesan di tutup-tutupi, tempat KLB yang semula di jakarta berpindah ke Bogor yang itu sendiri harusnya menjadi wilayah teritorialnya ISMAHI Jawa Barat, dan Penyelenggara tidak sama sekali berkomunikasi dengan Korwil ISMAHI Jawa Barat. Lebih baik kami tarik diri dari KLB yang tidak sehat ini dari pada harus ikut ter klaim oleh penyelenggara KLB yang cacat moril dan formil ini, tandas Muhammad Fakhrurrozi Nasution Sekwil ISMAHI Sumatera utara.

Klaim penyelenggara yang mencatut sekitar 350 an kampus/ BEM Senat Fakultas Hukum dan yang hadir hanya 15 persennya menandakan panitia penyelenggara tidak serius dan KLB ini hanya di maksudkan untuk menaikkan salah satu kandidat secara tidak fair, dan kami 6 wilayah yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, NTB, Sumatra utara dan sulawesi selatan menyatakan Mosi tidak percaya dan menarik diri dari KLB ISMAHI yang di selesanggarakan secara cacat oleh Korwil ISMAHI DKI Jakarta. tutup seluruh perwakilan wilayah ISMAHI.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru