Sandiaga: Pariwisata Indonesia Lampaui Malaysia dan Thailand
digtara.com – Peringkat pariwisata Indonesia naik pesat tahun ini. Bahkan dalam waktu 18 bulan, peringkat wisata Indonesia berada di urutan 32 dari sebelumnya berada di urutan 44. Hal itu membuat Indonesia melampaui negara Asia Tenggara lainnya yakni Thailand dan Malaysia.
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
- Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
- Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
“Tahun ini Kemenparekraf mencapai penghargaan bahwa peringkat pariwisatanya naik 12 peringkat dalam 18 bulan terakhir. Sekarang kita ada di atas Malaysia, Thailand, dan Vietnam untuk pertama kalinya,” ungkap Menparekraf Sandiaga Uno saat jumpa UMKM di Pendopo Khadijah Medan, Selasa (20/9/2022).
Dikatakan Sandiaga, meroketnya peringkat ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan potensi pariwisata lokal yang terus menunjukkan kejayaannya.
“Jadi kalau emak-emak kalau berlibur itu liburannya ya ke Danau Toba atau ke Brastagi maupun Parapat. Bisa ke Bukit Lawang, nah ke Aceh juga bagus itu,” ujarnya.
Memiliki potensi wisata yang bagus, Sandiaga mengatakan bahwa masyarakat Indonesia khususnya warga Sumut tak perlu lagi harus ke luar negeri untuk berlibur.
“Jangan sedikit-sedikit ke Kuala Lumpur, Singapura, Penang. Semua kita cari di Indonesia saja,” ujarnya.
Tak hanya itu, Sandiaga juga mengatakan bahwa saat ini ekonomi kreatif Indonesia juga masuk peringkat ketiga dunia setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan.
“Kita sekarang posisi tiga dunia. Kedepannya harus mulai nonton Drabat (Drama Batak) atau Drama Emak-emak. Kalau lagunya yang Maulana Ya Maulana ya,” pungkasnya. (detik)
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan