Minggu, 18 Januari 2026

Keluarga Punya Rekaman Elektronik Terkait Pembunuhan Berencana Brigadir J, Diteror Sejak Juni

- Sabtu, 23 Juli 2022 16:23 WIB
Keluarga Punya Rekaman Elektronik Terkait Pembunuhan Berencana Brigadir J, Diteror Sejak Juni

digtara.com – Keluarga Brigadir J mengali menemukan jejak digital berupa rekaman elektronik yang berhubungan dengan dugaan pembunuhan berencana.

Baca Juga:

Pengakuan itu diungkapkan oleh pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak pada Sabtu (23/7), saat mendampingi pihak keluarga memenuhi panggilan penyidik di Mapolda Jambi.

“Satu hal yang perlu diinformasikan adalah kami sudah menemukan jejak digital dugaan pembunuhan berencana, artinya ada rekaman elektronik,” kata Kamaruddin Simanjutak dikutip dari Antara.

“Itu rekaman elektronik teknisnya akan kami ungkap nanti,” katanya.

Menurutnya, rekaman elektronik tersebut menunjukkan Brigadir J ketakutan pada Juni 2022 hingga menangis.

Kamaruddin menjelaskan dugaan ancaman pembunuhan itu terus berlanjut hingga satu hari menjelang kejadian.

“Namun salah satu yang saya pastikan, itu pengancamannya di Magelang (Jawa Tengah). Untuk TKP tidak tertutup kemungkinan bisa terjadi di Magelang atau antara Magelang-Jakarta atau di rumah Ferdy Sambo,” terangnya.

Di sisi lain, Kamaruddin mengatakan pihaknya belum melakukan pengecekan terkait kebenaran pemilikak handphone. Sebelumnya, dua handphone diduga milik Brigadir J ditemukan di rumah dinas.

“Saya belum periksa apakah itu handphonenya atau yang lain karena harus kita periksa terlebih dahulu,” kata Kamaruddin Simanjuntak.

Dalam kesempatan itu, Kamaruddin menjelaskan dia bersama tim kuasa hukum mendatangi rumah duka usai mendampingi pihak keluarga. Mereka juga bakal menuju makam Brigadir J di daerah Sungai Bahar Unit 1 Kabupaten Muaro Jambi untuk melihat kelayakan lokasi autopsi ulang di sana.

Sebelumnya, Kamaruddin telah melaporkan dugaan pembunuhan terencana Brigadir J. Laporan itu teregister dengan nomor LP/B/0386/VII/2022/SPKT/ BARESKRIM POLRI, tertanggal 18 Juli.

Kamaruddin menilai banyak kejanggalan dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J. Keluarga menduga ada indikasi pembunuhan terencana serta penganiayaan yang menyebabkan kematian dalam kasus itu.

Menanggapi kasus penembakan Brigadir J, Presiden Joko Widodo sudah dua kali angkat suara dan memberikan peringatan agar perkara ini diusut tuntas.

Untuk mengusut kasus ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah membentuk tim khusus. Selain itu, Komnas HAM juga melakukan penyelidikan secara independen terhadap kasus itu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru