Sabtu, 14 Maret 2026

Pos Penyekatan Rivera Medan: Satu Tak Pakai Masker, Seluruh Penumpang Angkutan Umum Diturunkan

Redaksi - Kamis, 15 Juli 2021 05:18 WIB
Pos Penyekatan Rivera Medan: Satu Tak Pakai Masker, Seluruh Penumpang Angkutan Umum Diturunkan

digtara.com – Pos penyekatan dalam rangka PPKM Darurat Kota Medan mulai melakukan penindakan sejak Kamis (15/7/2021) pagi ini. Di Pos Penyekatan Rivera, Jalan Singsingamangaraja, tampak satu unit kendaraan angkutan umum dihentikan dan seluruh penumpang diturunkan karena salah seorang diantaranya tak pakai masker.

Baca Juga:

Mobil tersebut berangkat dari arah Tanjungmorawa menuju Kota Medan, berisi 5 penumpang. Kelimanya lalu diturunkan. Empat orang harus menjalani swab antigen, sementara satu satu orang diperbolehkan memasuki Kota Medan setelah menunjukkan bukti vaksinasi tahap pertama.

Salah seorang penumpang sempat enggan melakukan swab antigen. Ia mengira swab di lokasi tersebut harus bayar.

“Bukan bukan takut tadi saya gak bawak uang jadi takutnya bayar, ternyata gratis,” ucap wanita bernama tria itu.

Kanit Lantas Polsek Patumbak yang bertugas di Pos Penyekatan Rivera menyatakan, sejauh ini semua masih berjalan aman.

“Betul hari ini sudah kita lakukan penindakan dari pagi sudah ada 7 orang yang kita berhentikan dan kita lakukan swab ditempat dan hasilnya negatif,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, dalam penyekatan yang diperbolehkan lewat ada dua macam yakni secara sektor esensial dan sektor kritikal.

“Jika ada kebutuhan mendasak diperbolehkan namun diwajibkan untuk melakukan swab antigen,” jelasnya.

Petugas Dinkes yang menjaga di Pos Penyekatan Riviera, Romala menyatakan, jika pun ada masyarakat yang hendak ke Kota Medan dan melaksanakan swab antigen di pos penyekatan maka surat swab tersebut hanya berlaku satu hari.

“Jadi hanya berlaku satu hari saja itu sudah berdasarkan peraturan pemerintah,” tuturnya. (mag-01)

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru