Tembok Penahan Milik Bpbd Yang Bernilai Mencapai 1 Milyar Tak Berfungsi Menahan Banjir
Digtara.com
Baca Juga:
- Satu Tahun Kepemimpinan Agustina-Iswar, Fokus Penguatan Layanan Dasar, Infrastruktur, dan Ekonomi Kerakyatan
- HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
- BWI Kota Semarang Gencarkan Pendataan dan Pemutakhiran Wakaf, Target 750 Titik Tahun Ini
Tembok penahan banjir milik BPBD bernilai hampir mencapai 1 milyar, yang di bangun baru beberapa bulan lalu tidak menjadi solusi pencegah banjir///
pada bulan maret lalu badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) kota Tebing Tinggi sempat membangun proyek dinding penahan banjir dengan anggaran sebesar Rp. 981.062.249,52 yang bersumber dari APBD tahun 2021.
Sayangnya tembok yang sudah berdiri ini tidak menjadi solusi penahan banjir seperti yang diharapkan warga. Air tetap masuk kepemukiman warga kala debit air sungai padang meluap. Air sungai masuk kepemukiman warga melewati tembok penahan.
Salah seorang warga mengatakan sangat sangat kecewa dengan bangunan yang tidak berfungsi sama sekali mencegah banjir. Pengerjaan tembok penahan banjir ini awalnya sempat ditolk oleh warga karena dianggap tidak bermanfaat dan sarat dengan dugaan korupsi.
Banjir biasanya menggenangi rumah warga di sekitar Daerah Aliran Sungai Padang. Banjir kerap terjadi disaat curah hujan yang tinggi dan akibat kiriman dari sungai Bah Bolon di kabupaten Simalungun.
Satu Tahun Kepemimpinan Agustina-Iswar, Fokus Penguatan Layanan Dasar, Infrastruktur, dan Ekonomi Kerakyatan
HAB ke-80 Tingkat Kota di Gelar di Halaman Balaikota Semarang, Pertahankan Kota Toleran Nasional dan Mantapkan MTQ 2026
BWI Kota Semarang Gencarkan Pendataan dan Pemutakhiran Wakaf, Target 750 Titik Tahun Ini
Guru Diminta Manfaatkan Teknologi Digital untuk Mendukung Pembelajaran
Walikota Agustina Apresiasi PMI Kota Semarang, 150 Pendonor dan 100 Pendonor Pemula Dapat Penghargaan