Kamis, 05 Maret 2026

Militer Myanmar Cari Dukungan 2 Etnis Terkuat

- Minggu, 11 April 2021 05:40 WIB
Militer Myanmar Cari Dukungan 2 Etnis Terkuat

digtara.com – Militer Myanmar telah menggelar pertemuan dengan dua kelompok milisi dari Wa dan Shan yang dikenal sebagai etnis terkuat di Myanmar. Tujuannya agar mendapatkan dukungan dalam melanggengkan kekuasaan mereka di negara tersebut.

Baca Juga:

Menurut media online Myanmar, The Irrawady, Komite Perdamaian Militer pergi ke Matmanseng dan Wan Hai di negara bagian Shan utara pada tanggal 7-8 April 2021.

Mereka bertemu dengan pejabat dari United Wa State Army (UWSA) dan Shan State Progressive Party (SSPP), dan Shan State Army (SSA). Pertemuan itu dipimpin oleh Letnan Jendral Yar Pyae dan Letnan Jendral Aung Zaw Aye.

Meskipun kunjungan tersebut secara resmi diinformasikan untuk mengadakan diskusi perdamaian, namun pertemuan itu disebut-sebut bermotif politis untuk mendapat dukungan.

The Irrawaddy menyebut, anggota komite mendorong pejabat dari dua kelompok bersenjata terkuat untuk menjaga hubungan baik dengan militer. Selain itu, mereka juga menjelaskan kepada mereka alasan di balik kudeta pada 1 Februari lalu.

Dari 18 kelompok etnis bersenjata di Myanmar, UWSA adalah yang paling kuat. UWSA sendiri diketahui telah menandatangani gencatan senjata dengan pemerintah pada tahun 1989.

Sementara itu 10 dari 18 etnis bersenjata Myanmar telah menandatangani perjanjian gencatan senjata nasional dengan pemerintah dan telah mengecam kudeta militer.

Juru Bicara UWSA, U Nyi Rang mengatakan dia tidak ikut berpartisipasi dalam pertemuan tersebut dan tidak dapat memberikan rincian tentang pertemuan tersebut.

“Setahu saya, mereka menjelaskan mengapa kudeta terjadi,” katanya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru