Kamis, 05 Maret 2026

Mabes Diserang, Polri: Sudah Diperiksa Sesuai Prosedur

- Kamis, 01 April 2021 07:02 WIB
Mabes Diserang, Polri: Sudah Diperiksa Sesuai Prosedur

digtara.com – Polri mengklaim telah melakukan pengamanan dan pemeriksaan sesuai prosedur terhadap pelaku yang masuk ke Markas Besar (Mabes) Polri.

Baca Juga:

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan bahwa pelaku berinisial ZA itu bisa masuk ke wilayah Mabes seolah masyarakat biasa.

“Kasus kemarin juga serupa seperti itu ketika yang bersangkutan, ZA, datang seakan-akan menjadi bagian masyarakat yang membutuhkan dari pada pelayanan Polri,” kata Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Rusdi mengklaim pihaknya telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap ZA saat dia hendak memasuki area Mabes Polri. Kata dia, pelaku masuk melalui pintu belakang.

Hanya saja, pelaku berdalih bahwa dirinya memerlukan pelayanan dari Polri sehingga kemudian mendapat akses untuk masuk ke dalam. Namun, Rusdi tak merincikan lebih lanjut mengapa senjata api yang dipegang oleh ZA bisa luput dari pengawasan.

“Pemeriksaan yang tentunya telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan di pengamanan markas-markas Polri, khususnya di Mabes Polri,” kata dia.

Sebagai informasi, Serangan teror terjadi di Mabes Polri, Rabu (31/3) sore. Dari rekaman video pengawas (CCTV) yang merekam aksi teror, pelaku teror yang mengenakan busana tertutup seutuhnya itu berhasil dilumpuhkan dengan tembakan polisi. Ia terjatuh di area Mabes Polri yang tak jauh dengan Ruang Rapat Utama (Rupatama).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan pelaku teror di Mabes Polri berinisial ZA. Dia merupakan teroris yang bergerak tanpa jaringan alias lonewolf dan melakukan aksi secara tunggal.

Kapolri meyakini aksi ZA didorong paham radikalisme teroris yang kemungkinan terhubung dengan jaringan ISIS.

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru