Minggu, 25 Januari 2026

Polisi Dalami Motif Penganiayaan Warga di Kupang dengan Kapak hingga Tetangga Tewas

Arie - Jumat, 20 Desember 2024 08:50 WIB
Polisi Dalami Motif Penganiayaan Warga di Kupang dengan Kapak hingga Tetangga Tewas
net
Ilustrasi.

digtara.com - Aparat penyidik Sat Reskrim Polres Kupang memeriksa sejumlah saksi terkait kasus penganiayaan yang menyebabkan Christianus Manner Kapir (50) meninggal dunia.

Baca Juga:

Hingga kini, polisi sudah menahan MH, warga Dusun II, Desa Kuanheum, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang sebagai tersangka.

"Tersangka ditahan sejak Rabu 18 Desember 2024 setelah menyerahkan diri ke Polres Kupang," ujar Kapolres Kupang, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kasat Reskrim Polres Kupang, Iptu Yeni Setiono, Jumat (20/12/2024).

Dari keterangan tersangka, pemicu kasus penganiayaan berat ini dilatarbelakangi pertengkaran antara pelaku dan korban terkait permainan meriam kaleng/blek.

"Untuk sementara (pemicu) karena meriam," tandas Kasat. Namun polisi mendalami keterangan dari saksi lain.

Kasat juga belum bisa memastikan apakah ada masalah lama dan dendam antara korban dan pelaku.

"Kami masih proses penyelidikan. Nanti akan kita gelar perkara dan naik sidik, baru ada informasi lebih detail," tandas mantan Kasat Resnarkoba Polres TTU ini.

Polisi sudah menyita barang bukti kapak milik orang tua pelaku dan pakaian korban yang dikenakan saat kejadian.

Kasus penganiayaan berujung kematian ini terjadi pada Rabu (18/12/2024) pagi sekitar pukul 07.30 wita di depan rumah terduga pelaku MH di Dusun II, Desa Kuanheum, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

Awalnya dua orang keponakan pelaku, Putra Nopemnanu (9) dan adiknya Jensen Nopemnanu (3), sedang bermain meriam blek/kaleng sehingga mengganggu korban.

Korban pun datang menegur agar Putra dan Jensen berhenti bermain dan tidak bermain meriam di sekitar lokasi tersebut.

Keponakan pelaku pulang ke rumah dan mengadu kepada ibunya, Yanse Kase (55) yang juga kakak pelaku.

Pelaku mendengar keributan tersebut karena kebetulan ada di sekitar lokasi tersebut. Pelaku ke depan rumah Yanse Kase. Pelaku sempat bertemu korban sehingga terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Gereja Yegar Sahaduta Belo Rusak Parah Diterjang Angin, Ibadah Minggu Bakal Digelar Dibawah Tenda

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Satu Gereja dan Belasan Rumah Warga di Bello-Kupang Rusak Berat Disapu Angin Kencang

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Curhat Dengan Polisi, Warga Liliba Keluhan Judi Sabung Ayam, Miras dan Praktek Kumpul Kebo

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Karyawan Rumah Makan Teluk Rasa Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Arus Listrik

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Tidak Disiplin, Lima Anggota Polresta Kupang Kota Diberi Sanksi Dinas

Video Penganiayaan Hewan Monyet di Malaka Viral, Polisi Amankan Petani dan Pelajar

Video Penganiayaan Hewan Monyet di Malaka Viral, Polisi Amankan Petani dan Pelajar

Komentar
Berita Terbaru