Diduga Serangan Jantung Usai Olahraga, Karyawan BUMN di Kupang Ditemukan Tewas dalam Mobil

Kasus ini kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian sehingga personil Polsek Alak dipimpin Ka SPKT, Aiptu I Kadek Madiana ke lokasi kejadian bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Nunbaun Sabu.
Baca Juga:
Tim identifikasi Polresta Kupang Kota juga ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Korban pun dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk visum.
Dugaan sementara, korban diduga meninggal dunia karena serangan jantung dan kelelahan usai berolahraga.
Keluarga korban iklas menerima kematian korban sebagai musibah sehingga tidak membuat laporan polisi di Polsek Alak.
Jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga/penanggung jawab.
Kapolsek Alak, AKP Albertus Mabel yang dikonfirmasi pada Senin (2/12/2024) membenarkan kejadian ini.
"Kejadiannya pada Sabtu malam, ditemukan mayat," ujar Kapolsek.
Disebutkan kalau korban meninggal wajar karena serangan jantung.
"Keterangan dokter (karena) serangan jantung karena main bola dan kurang beristirahat sehinhha kelelahan," tandas Kapolsek.
Pihak keluarga, tambah Kapolsek menolak otopsi. "Keluarga menolak otopsi karena sudah ajal sehingga pihak keluarga menerima peristiwa yang terjadi," ujar Kapolsek.

Basarnas Kupang Perkuat Kapasitas SAR di Perairan TTU

Solidaritas Untuk Affan Kurniawan, Ojol di Kupang Gelar Seribu Lilin

Bocah Tiga Tahun Jatuh dan Meninggal Dalam Bak Air

Warga Kota Kupang Diancam Gara-gara Bunyi Musik Hingga Larut Malam, Polisi Tempuh Problem Solving

Warga Tiga Kelurahan di Kota Kupang Segera Punya Sumber Air Bersih Bantuan Kapolda NTT
