Senin, 12 Januari 2026

Tukang Kayu di Kota Kupang Ditemukan Meninggal dalam Rumahnya

Imanuel Lodja - Senin, 19 Agustus 2024 12:31 WIB
Tukang Kayu di Kota Kupang Ditemukan Meninggal dalam Rumahnya
ist
Tukang Kayu di Kota Kupang Ditemukan Meninggal dalam Rumahnya

digtara.com - MB alias Melianus (61), seorang tukang yang tinggal di RT 042/RW 016, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ditemukan meninggal dunia di kamar nya pada Senin (19/9/2024).

Baca Juga:

MB sehari-hari merupakan merupakan seorang tukang kayu yang tinggal sendirian di rumahnya.

Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya Lea Nike Etidena (43). Saat ditemukan, korban dalam kondisi tertidur dengan kondisi kepala yang berada di dalam lemari televisi milik korban.

Lea datang ke tempat tinggal korban pada pukul 09.00 Wita. Karena pintu kamar dalam keadaan tertutup Lea kemudian melihat dari lubang kunci kamar korban.

Saat itu, korban sudah dalam kondisi tertidur dengan kondisi kepala yang berada di dalam lemari televisi.

Melihat hal itu, Lea kemudian mengambil sebuah linggis dan mencoba mencongkel grendel kunci jendela kamar korban.

Saat mencoba membuka jendela kamar korban, Lea melihat pintu kamar hanya di ganjar menggunakan kayu sehingga ia mencoba masuk.

"Saya yang pertama kali ketemu sekitar jam 09.00 tadi pagi. Saya datang untuk antar periuk yang biasanya dimasak korban untuk air panas," ujar Lea di lokasi penemuan, Senin (19/8/2024).

Menurut Lea, saat dipanggil korban tidak merespon sehingga Lea pun langsung mengambil sebuah linggis dan mencongkel grendel jendela.

"Saya panggil-panggil ba'i (Kakek), tidak ada jawaban, jadi saya ambil linggis congkel jendela kamar," ujar Lea.

Setelah berhasil mencongkel grendel kunci jendela kamar, Lea melihat pintu kamar bisa dibuka sehingga dirinya mengambil parang untuk mencoba membuka.

"Saya lihat pintu bisa buka, jadi ambil parang dan berhasil dibuka. Saat di dalam ba'i (Kakek) sudah meninggal dunia," ungkapnya.

Lea menuturkan korban selama ini tinggal sendiri. Biasanya setiap pagi langsung masak tapi hari ini sampai siang hari tidak ada aktivitas.

"Kemarin (Minggu) Ba'i masih main kartu bersama kawan-kawan, masih juga masak sayur nangka, tapi hari ini sudah dalam kondisi meninggal dunia," tuturnya.

Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi di SPKT Polsek Maulafa.

"Kami menerima kematian ba'i (Kakek), saya ke Polsek untuk membuat surat pernyataan penolakan otopsi," tutupnya.

Ketua RT 042 Kelurahan Sikumana, Zadrak Matasina mengatakan penemuan korban sekitar pukul 09.30 Wita.

Berdasarkan informasi dari keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung dan gula darah.

Namun demikian dirinya tidak memastikan korban meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

"Korban punya riwayat sakit, tapi tidak tahu penyebab meninggal dunia. Keluarga juga sudah menerima kematian," kata Zadrak.

Zadrak mengaku usai menerima laporan ada orang meninggal dunia, pihaknya langsung melaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

"Tadi polisi sudah datang, ada keluarga yang ikut ke Polsek untuk memberikan keterangan sekaligus membuat surat penolakan otopsi," tandasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pingsan Saat Berkendara, Penumpang Sepeda Motor di Kupang Ditolong Polantas ke Rumah Sakit

Pingsan Saat Berkendara, Penumpang Sepeda Motor di Kupang Ditolong Polantas ke Rumah Sakit

Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi

Kasus Penganiayaan Anak Hingga Meninggal di Kupang Direkonstruksi

Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Video Konsumsi Miras di Ruang Rawat Inap Puskesmas Viral, Empat Pemuda di Amarasi-Kupang Minta Maaf

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Komentar
Berita Terbaru