Tukang Kayu di Kota Kupang Ditemukan Meninggal dalam Rumahnya
digtara.com - MB alias Melianus (61), seorang tukang yang tinggal di RT 042/RW 016, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang ditemukan meninggal dunia di kamar nya pada Senin (19/9/2024).
Baca Juga:
- Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
- Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
- Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
MB sehari-hari merupakan merupakan seorang tukang kayu yang tinggal sendirian di rumahnya.
Korban pertama kali ditemukan oleh cucunya Lea Nike Etidena (43). Saat ditemukan, korban dalam kondisi tertidur dengan kondisi kepala yang berada di dalam lemari televisi milik korban.
Lea datang ke tempat tinggal korban pada pukul 09.00 Wita. Karena pintu kamar dalam keadaan tertutup Lea kemudian melihat dari lubang kunci kamar korban.
Saat itu, korban sudah dalam kondisi tertidur dengan kondisi kepala yang berada di dalam lemari televisi.
Melihat hal itu, Lea kemudian mengambil sebuah linggis dan mencoba mencongkel grendel kunci jendela kamar korban.
Saat mencoba membuka jendela kamar korban, Lea melihat pintu kamar hanya di ganjar menggunakan kayu sehingga ia mencoba masuk.
"Saya yang pertama kali ketemu sekitar jam 09.00 tadi pagi. Saya datang untuk antar periuk yang biasanya dimasak korban untuk air panas," ujar Lea di lokasi penemuan, Senin (19/8/2024).
Menurut Lea, saat dipanggil korban tidak merespon sehingga Lea pun langsung mengambil sebuah linggis dan mencongkel grendel jendela.
"Saya panggil-panggil ba'i (Kakek), tidak ada jawaban, jadi saya ambil linggis congkel jendela kamar," ujar Lea.
Setelah berhasil mencongkel grendel kunci jendela kamar, Lea melihat pintu kamar bisa dibuka sehingga dirinya mengambil parang untuk mencoba membuka.
"Saya lihat pintu bisa buka, jadi ambil parang dan berhasil dibuka. Saat di dalam ba'i (Kakek) sudah meninggal dunia," ungkapnya.
Lea menuturkan korban selama ini tinggal sendiri. Biasanya setiap pagi langsung masak tapi hari ini sampai siang hari tidak ada aktivitas.
"Kemarin (Minggu) Ba'i masih main kartu bersama kawan-kawan, masih juga masak sayur nangka, tapi hari ini sudah dalam kondisi meninggal dunia," tuturnya.
Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan otopsi di SPKT Polsek Maulafa.
"Kami menerima kematian ba'i (Kakek), saya ke Polsek untuk membuat surat pernyataan penolakan otopsi," tutupnya.
Ketua RT 042 Kelurahan Sikumana, Zadrak Matasina mengatakan penemuan korban sekitar pukul 09.30 Wita.
Berdasarkan informasi dari keluarga, korban memiliki riwayat sakit jantung dan gula darah.
Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum
Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat
Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang
Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara
Jatanras Polresta Kupang Kota Bekuk Komplotan Pencuri Sparepart Kendaraan