IHSG Dibuka Menguat ke 6.259
digtara.com | JAKARTA – Pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat setelah kemarin turun 0,85%. Kamis (9/1) pukul 9.04 WIB, IHSG menguat 33 poin atau 0,54% ke 6.259.
Baca Juga:
Ada 9 indeks sektoral menguat. Sektor tambang menjadi satu-satunya sektor yang turun. Penurunan sektor ini mencapai 0,42%.
Sektor industri dasar memimpin kenaikan sebesar 1,08%. Sektor perkebunan menguat 0,87%. Sektor keuangan melaju 0,72%. Sektor aneka industri naik 0,67%.
Top gainers LQ45 pagi ini adalah:
PT PP Tbk (PTPP) 1,79%
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) 1,68%
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) 1,67%
Top losers LQ45 terdiri dari:
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -2,73%
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) -1,66%
PT XL Axiata Tbk (EXCL) -0,91%
Investor asing mencatat pembelian bersih (net buy) Rp 1,42 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 2,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 1,1 miliar.
Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 4,1 miliar, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) Rp 1,7 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 1,6 miliar.
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat ke 6.219 Hari Ini, Simak Rekomendasi Saham AADI, BBRI, DEWA, dan TINS
IHSG Ditutup Turun ke 6.091,39 pada 29 Juli 2026, Saham BUMI, MBMA, dan AMRT Jadi Pemberat
IHSG Ditutup Melemah ke Level 6.130,58, Pelaku Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed
IHSG Ditutup Melemah ke 6.185,78, Saham BREN, TLKM, dan BBRI Jadi Pemberat Indeks
IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Harga Minyak dan Tarif Impor AS Jadi Sentimen Utama