Minggu, 25 Januari 2026

Apakah Mencicipi Makanan Saat Puasa Ramadhan Batal?

- Selasa, 05 Mei 2020 23:41 WIB
Apakah Mencicipi Makanan Saat Puasa Ramadhan Batal?

digtara.com – Puasa Ramadhan memiliki beribu kenikmatan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT terkait amalan-amalan yang dikerjakan umatnya di bulan puasa.

Baca Juga:

Godaan untuk membatalkan puasa pada saat Ramadhan seperti ini juga berat.

Misalnya, godaan untuk makan, minum, melawan hawa nafsu dan lain sebagainya yang dapat membatalkan puasa seorang mukmin.

Lantas bagaimana hukumnya saat seseorang yang sedang berpuasa mencicipi makanan?

Kepala Kantor Kementerian Agama Surakarta Musta’in Ahmad Musta’in mengatakan, seseorang yang berpuasa namun hendak mencicipi makanan terdapat dua hukum yang mengatur di dalamnya.

Pertama, mencicipi makanan sebatas di ujung lidah dan segera dikeluarkan bagi tukang masak (termasuk di keluarga) hukumnya mubah (boleh) dan tidak membatalkan puasa.

Lalu yang kedua, mencicipi makanan yang dilakukan oleh orang di luar itu, hukumnya adalah makruh atau sebaiknya dihindari.

“Makruh itu sebaiknya dihindari karena tidak disukai oleh Alaah SWT,” kata Musta’in.

Musta’in menjelaskan, di antara dalil yang menunjukkan hal ini adalah hadis berikut:

“Tidak mengapa mencicipi cuka atau makanan lainnya selama tidak masuk ke kerongkongan.” (HR. Bukhari).

Selain itu, penjelasan lain soal mencicipi makanan di bulan Ramadhan juga terdapat dalam kitab Hasyiyah Asy-Syarqawi Syarah Tuhfatut Thullab:

Di antara sejumlah makruh dalam berpuasa ialah mencicipi makanan karena dikhawatirkan akan mengantarkannya sampai ke tenggorokan.

Dengan kata lain, khawatir dapat menjalankannya lantaran begitu dominannya syahwat.

Posisi makruhnya itu sebenarnya terletak pada ketiadaan alasan atau hajat tertentu dari orang yang mencicipi makanan itu.

Berbeda lagi bunyi hukum untuk tukang masak baik pria maupun wanita, dan orang tua yang berkepentingan mengobati buah hatinya yang masih kecil.

Bagi mereka ini, mencicipi makanan tidaklah makruh.

Sumber lain yang dapat menjawab soal hal itu adalah Buku Saku Sukses Ibadah Ramadhan yang diterbitkan oleh LTN NU tahun 2017.

Disebutkan dalam kitab Hasyiyah an-Nihayah bahwa hukum orang yang berpuasa tetapi mencicipi makanan adalah makruh.

“Mencicipi makanan adalah makruh bagi orang yang berpuasa, kacuali kalau ada hajat.”[kompas]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Gaya Yasika Aulia Ramadhani Viral, Putri Anggota DPRD Sulawesi Selatan Kelola 41 Dapur MBG

Gaya Yasika Aulia Ramadhani Viral, Putri Anggota DPRD Sulawesi Selatan Kelola 41 Dapur MBG

Ponpes Durrotu Aswaja Gunungpati Semarang Gelar Festival Banjari se-Jateng dan DIY

Ponpes Durrotu Aswaja Gunungpati Semarang Gelar Festival Banjari se-Jateng dan DIY

Apakah Sah Puasa Syawal Jika Dilakukan Sebelum Bayar Hutang Puasa Ramadhan? Simak Penjelasannya

Apakah Sah Puasa Syawal Jika Dilakukan Sebelum Bayar Hutang Puasa Ramadhan? Simak Penjelasannya

Polda NTT Siapkan 1.000 Paket Sembako Bersubsidi saat Bazar Ramadhan Polri Presisi

Polda NTT Siapkan 1.000 Paket Sembako Bersubsidi saat Bazar Ramadhan Polri Presisi

Alumni Akpol 2021 di NTT Salurkan Bantuan Sembako ke Anak Panti Asuhan

Alumni Akpol 2021 di NTT Salurkan Bantuan Sembako ke Anak Panti Asuhan

Murah! Promo Ramadhan 2025: Dari Shopee, Alfamart hingga Tokopedia Selama Bulan Puasa

Murah! Promo Ramadhan 2025: Dari Shopee, Alfamart hingga Tokopedia Selama Bulan Puasa

Komentar
Berita Terbaru