Sabtu, 10 Januari 2026

86 Warga Binaan di Sumut Terima Amnesti dari Presiden Prabowo

Arie - Minggu, 03 Agustus 2025 19:45 WIB
86 Warga Binaan di Sumut Terima Amnesti dari Presiden Prabowo
ist
86 Warga Binaan di Sumut Terima Amnesti dari Presiden Prabowo
digtara.com - Sebanyak 86 warga binaan di Sumatera Utara resmi dibebaskan setelah menerima amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menangani overcrowding di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan di seluruh Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumut, Yudi Suseno, di Medan, Minggu (28/7).

"Kami pastikan proses pembebasan dilakukan secara transparan dan sesuai prosedur. Tidak ada pungli atau penyimpangan dalam prosesnya," ujar Yudi.

Ia menjelaskan bahwa amnesti ini diberikan kepada warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pidana, sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.

Langkah Pemulihan Sosial

Pemberian amnesti oleh Presiden Prabowo juga menjadi momen penting untuk memberikan kesempatan kedua bagi para mantan narapidana agar bisa kembali produktif di tengah masyarakat.

Yudi menekankan bahwa seluruh penerima amnesti di Sumut telah melalui verifikasi ketat, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Amnesti ini tidak hanya soal pembebasan, tapi juga wujud keadilan restoratif untuk mereka yang sudah menjalani proses hukum dengan baik," ucapnya.

Perbedaan Amnesti dan Grasi

Sebagai informasi, amnesti adalah pengampunan dari kepala negara yang menghapuskan seluruh akibat hukum pidana terhadap individu atau kelompok atas kasus tertentu. Ini berbeda dengan grasi, yang hanya mengurangi atau menghapus sebagian dari hukuman yang telah dijatuhkan pengadilan.

Dengan amnesti, penerima bebas tanpa syarat tambahan, dan semua catatan hukum terkait perkara tersebut dinyatakan gugur.

Total Nasional Capai 1.178 Orang

Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, menyatakan total penerima amnesti secara nasional mencapai 1.178 orang.

Salah satu nama yang turut menjadi sorotan dalam daftar tersebut adalah Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, yang sebelumnya divonis 3 tahun 6 bulan dalam kasus dugaan korupsi pergantian antarwaktu Harun Masiku. Ia juga turut dibebaskan setelah menerima amnesti.

Pemberian amnesti massal ini menjadi langkah politik dan hukum penting dari pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo, sekaligus mengundang perhatian publik dalam menilai arah kebijakan pemasyarakatan ke depan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Oknum Petugas Lapas Binjai Inisial BH Diduga Potong Uang Titipan Keluarga untuk WBP, FPMS Minta Ditjenpas dan Kemenimipas Tindak Tegas

Oknum Petugas Lapas Binjai Inisial BH Diduga Potong Uang Titipan Keluarga untuk WBP, FPMS Minta Ditjenpas dan Kemenimipas Tindak Tegas

Kenaikan Pangkat Brimob Polda Sumut di Tengah Misi Kemanusiaan, Digelar Sederhana di Lokasi Bencana

Kenaikan Pangkat Brimob Polda Sumut di Tengah Misi Kemanusiaan, Digelar Sederhana di Lokasi Bencana

Panggil CEO Danantara, Prabowo Minta Laporan Kampung Haji hingga Hunian Korban Bencana

Panggil CEO Danantara, Prabowo Minta Laporan Kampung Haji hingga Hunian Korban Bencana

Polda Sumut Perketat Pengamanan Gereja Jelang Natal, 11.678 Personel Diterjunkan

Polda Sumut Perketat Pengamanan Gereja Jelang Natal, 11.678 Personel Diterjunkan

Rumah Kontrakan Terbakar di Labuhanbatu, Dua Pegawai Lapas Labuhanbilik Tewas Terpanggang

Rumah Kontrakan Terbakar di Labuhanbatu, Dua Pegawai Lapas Labuhanbilik Tewas Terpanggang

Mutasi Terbaru Kapolri, Irwasda Polda NTT Jadi Wakapolda Babel Dan Wadir Lantas Jadi Kabid TIK Polda NTT

Mutasi Terbaru Kapolri, Irwasda Polda NTT Jadi Wakapolda Babel Dan Wadir Lantas Jadi Kabid TIK Polda NTT

Komentar
Berita Terbaru