Jumat, 09 Januari 2026

Sentra Gakumdu Kabupaten Kupang Limpahkan Berkas Pidana Pemilu ke Kejaksaan

Imanuel Lodja - Sabtu, 14 Desember 2024 09:00 WIB
Sentra Gakumdu Kabupaten Kupang Limpahkan Berkas Pidana Pemilu ke Kejaksaan
istimewa
Sentra Gakumdu Kabupaten Kupang Limpahkan Berkas Pidana Pemilu ke Kejaksaan

digtara.com - Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Kupang melimpahkan berkas perkara tindak pidana Pemilu ke Kejaksaan Negeri Kupang.

Baca Juga:

Kasus yang ditangani dan sudah tahap II berupa penghalangan kampanye yang terjadi di Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang pada Minggu 17 November 2024 di zona 3 tepatnya di Lapangan Koro-Koro Baun.

Penyerahan ini berlangsung pada Jumat (13/12/2024) siang di Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang.

Saat pelimpahan tahap II ini, dilakukan penyerahan tersangka MAA (50) beserta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah berkas perkara yang sudah dinyatakan lengkap (P21).

Penyerahan ini merupakan lanjutan dari laporan polisi pada 26 November 2024 yang dilaporkan oleh Paket Gemoy (Yos Lede-Aurum Titu Eki).

Pelimpahan dihadiri pihak Bawaslu Kabupaten Kupang, Adam Horison Bao selaku pembina Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, serta Zakaria Senin, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Sengketa.

Berkas perkara dan tersangka diterima Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang, Pethers M. Mandala dan Jaksa Fiodas Jaman.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata menyebutkan pelaksanaan tahap II ini merupakan komitmen Sentra Gakkumdu Kabupaten Kupang dalam menegakkan hukum pemilu secara transparan dan profesional.

"Ini merupakan komitmen kami untuk melaksanakan penegakan hukum secara transparan selama ada pelanggaran pemilu, "ujarnya.

Kapolres berharap semoga peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk selalu mematuhi aturan hukum demi kelancaran proses demokrasi di Kabupaten Kupang.

Saat diserahkan tersangka MAA dalam keadaan sehat dan secara kooperatif menjalankan proses penyerahan dengan baik.

Tersangka MAA, warga RT 001/RW 001, Kelurahan Teunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, dijerat dengan pasal 187 Ayat (4) Undang-Undang nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Ia disangkakan dengan sengaja mengacaukan, menghalangi, atau mengganggu jalannya kampanye.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Cemburu, Pria di Kupang Aniaya Istrinya

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Hujat Istri dan Tidak Beri Nafkah, Pelda Christian Namo Diproses Hukum dan Ditahan

Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi

Pengelolaan Haji Harus Bersih dari Praktik Korupsi. Wamenhaj Dahnil: Tangkap Saja Siapa Pun yang Masih Berusaha Melakukan Praktik Rente dan Korupsi

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Dua Kasus KDRT Pasutri Muda di Maulafa-Kota Kupang Didamaikan

Penghuni Tidur Pulas, Rumah Tinggal di Naibonat- Kupang Timur Terbakar

Penghuni Tidur Pulas, Rumah Tinggal di Naibonat- Kupang Timur Terbakar

Tertangkap Berduaan Dengan Selingkuhan, Pria di Kota Kupang Malah Aniaya Istri Sah

Tertangkap Berduaan Dengan Selingkuhan, Pria di Kota Kupang Malah Aniaya Istri Sah

Komentar
Berita Terbaru