Zulhas Bicara Soal Prabowo-Gibran saat Pidato Mendag, Ini Kata Bawaslu
digtara.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Puadi mengatakan pihaknya belum menerima informasi perihal pidato Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan yang membicarakan dukungan politiknya kepada Prabowo Subianto dalam acara Rakernas Asosiasi Pedangang Pasar Seluruh Indonesia atau APPSI.
Baca Juga:
- Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Kemenhaj Siapkan Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu Jemaah
- Serahkan Daging Dam. Wamenhaj: Presiden Prabowo Subianto Memberikan Perhatian yang Besar Terhadap Perjuangan dan Kondisi Kemanusiaan Rakyat Palestina
- Tingkatkan Fasilitas untuk Kenyamanan Jemaah, Fatimah Zahra Pasang Plafon dan Tambah Pendingin AC di Tenda Mina
"Informasinya belum kami dapatkan," kata Puadi saat dihubungi, Kamis (21/12/2023).
Dia mengaku baru mengetahui informasi tersebut dari wartawan.
Menurutnya, informasi ini akan ditindaklanjuti melalui kajian Bawaslu.
"Untuk saat ini kami menunggu saja informasi selanjutnya, kami akan pelajari lah informasinya," ujar Puadi.
Untuk diketahui, sebuah potongan video viral di media sosial memperlihatkan Ketua Umum PAN yang juga Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyinggung soal pernyataan terkait bacaan salat dan tahiyat akhir.
Dalam video itu Zulhas menyatakan, jika kekinian ada oarang yang takut mengamini doa surah Al Fatihah ketika salat lantaran identik dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin (Amin).
Pernyataan Zulhas itu diduga disampaikan dalam forum Rakernas Asosiasi Pedangang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).
Zulhas mengatakan itu mengisahkan sebuah cerita yang ia dapati dan disampaikan ke kiai.
Dalam kesempatan itu juga Zulhas menyinggung orang kini dalam tahiyat akhir ketika salat tidak menunjuk jari telunjuk tapi dua jari lantaran saking cintanya dengan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.
"Kalau sholat Magrib baca Al-Fatihah Walad Dhollin ada yang diam sekarang Pak, ada yang diem sekarang, ada pak sekarang diam, lho kok diam ada pak sekarang yang diam? Saking cintanya sama Pak Prabowo itu. Itu kalau tahiyatul pak kiai, tahiyatul akhir akhir kan gini (menunjuk jari telunjuk) pak kiai, sekarang banyak gini (menunjuk dua jari) pak," kata Zulhas dalam video tersebut.
Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno memberikan pembelaan soal video viral pernyataan Zulhas mengenai bacaan dalam shalat dan tahiyat akhir.
Ia menyampaikan, jika adanya pernyataan itu harus dilihat secara berimbang dan objektif.
Presiden Prabowo Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Kemenhaj Siapkan Peningkatan Layanan dan Percepatan Masa Tunggu Jemaah
Serahkan Daging Dam. Wamenhaj: Presiden Prabowo Subianto Memberikan Perhatian yang Besar Terhadap Perjuangan dan Kondisi Kemanusiaan Rakyat Palestina
Tingkatkan Fasilitas untuk Kenyamanan Jemaah, Fatimah Zahra Pasang Plafon dan Tambah Pendingin AC di Tenda Mina
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Simbol Penghormatan untuk Perjuangan Buruh
Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi, Wabup Deliserdang Ikuti Peresmian 1.061 KDKMP oleh Presiden Prabowo