Unggah Foto Anis Pakai Koteka, Ruhut Sitompul Dihujat Warganet, Kini Dilaporkan ke Polisi

digtara.com – Politikus PDI Perjuangan, Ruhut Sitompul, kembali menuai hujatan publik akibat aktivitasnya di sosial media, Rabu (11/5/2022) kemarin. Ruhut Sitompul dihujat warganet karena postingan hoaks dan rasis.
Baca Juga:
Pasalnya, Ruhut mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang dinilai rasis.
Foto yang diunggah Ruhut adalah foto Anies yang telah diedit sehingga tampak mengenakan pakaian tradisional Papua, yakni koteka.
Ruhut juga mengunggahnya dengan caption yang mencatut suku Betawi.
Baca: Guru Besar USU Laporkan 5 Akun Twitter ke Mapoldasu, Salah Satunya Milik Jansen Sitindaon
Jelas tak bisa dihindari, badai kecaman terhadap Ruhut pun berdatangan.
Bahkan tagar “#RuhutLanggarUUITE” masih terus bergema sampai Kamis (12/5/2022) siang ini.
Salah satu yang mengecamnya adalah tokoh Nahdlatul Ulama, Umar Sadat Hasibuan.
Baca: Lima Besar Potensi Dukungan Capres 2024, Ganjar Pranowo Kalahkan Anies dan Prabowo
Tokoh yang akrab disapa Gus Umar ini menilai unggahan Ruhut sudah keterlaluan serta kelewat batas.
Bahkan dengan gamblang Gus Umar menilai Ruhut menjijikkan karena cuitan hoaks dan rasismenya kali ini.
“Ruhut ini sudah kelewat batas hina anies. Kebencian nya ke anies sampai sebar hoax dan hina anies secara fisik. Ruhut menjijikkan,” tutur Gus Umar, melansir suara.com–jaringan digtara.com.
Publik pun banyak yang mendukung kecaman Gus Umar ini. Mereka juga menilai Ruhut hanya menyebar kebencian ketimbang menjadi oposisi yang sehat terhadap isu Anies Baswedan menjadi calon presiden pada 2024 mendatang.
“Beda pendapat, Beda haluan politik, Bahkan rival/ lawan dalam persaingan bidang apapun. Tidak patut menjadi alasan untuk memfitnah, mempermalukan, apalagi membenci seseorang,” ujar eks Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie.
“Biasanya orang yang menyerang ke arah fisik itu menunjukkan bahwa dia tidak bisa melawan dengan argumen,” kata warganet.
Baca: Soal Kerumunan Pasar Tanah Abang, Anies Baswedan: Pengunjung Melonjak 87 Ribu Orang
“Rombongan manusia gak punya akhlak harus ditangkap dan adili,” tegas warganet.
“Bukan cuma menghina Pak Anis tapi juga melecehkan pakaian adat Papua,” timpal warganet lain.
“Ntar kalau Anies menang doi juga bakal merapat tuh, pung,” imbuh yang lainnya, sedikit menyentil gaya berpolitik Ruhut Sitompul selama ini.
Selain Gus Umar, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo juga memberi kritikan keras terhadap cuitan Ruhut Sitompul.
Selain menegaskan kalau cuitannya cuma hoaks, Roy Suryo juga membongkar jejak digital akun-akun yang disebut sudah duluan mengunggah foto itu.
Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Buntut unggahan itu, Ruhut dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Panglima Komandan Patriot Revolusi (Kopatrev) Petrodes Mega MS Keliduan atau Mega, Rabu kemarin.
Ruhut Sitompul dinilai telah menimbulkan kebencian antar-suku, ras, dan golongan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan membenarkan laporan tersebut. Polisi kini tengah mempelajari laporan tersebut.
“Pelapor selaku pemuda Papua, melaporkan akun @ruhutsitompul ke Polda Metro Jaya, laporannya masih diteliti,” ujar Zulpan.
Zulpan mengatakan pelapor merasa tersinggung oleh postingan Ruhut di akun Twitternya.
Postingan meme Anies berpakaian adat suku Dani di akun Twitter Ruhut itu dinilai rasis.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.
Unggah Foto Anis Pakai Koteka, Ruhut Sitompul Dihujat Warganet, Kini Dilaporkan ke Polisi

Ancam Viralkan Video Syur Milik Teman Pacarnya dan Dijerat UU ITE, Pria di Kupang Terancam Pasal Berlapis

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
