Aktivis Perempuan Sayangkan Minimnya Keterlibatan Perempuan Pada Pilkada 2020 di Sumut

  • Whatsapp
Aktivis Perempuan Sayangkan Minimnya Keterlibatan Perempuan Pada Pilkada 2020 di Sumut
ilustrasi bakal calon perempuan. (internet)

digtara.com – Pilkada 2020 akan berlangsung di 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut). Dalam catata yang diperoleh, ada 64 bakal pasangan calon (bapaslon) yang telah mendaftarkan diri ke KPU di tiap kabupaten/kota. Aktivis Perempuan Sayangkan Minimnya Keterlibatan Perempuan Pada Pilkada 2020 di Sumut

Dari 64 bapaslon itu, tercatat ada 10 bakal calon wanita yang ikut bertarung di Pilkada 2020. Ke-10 wanita itu tersebar di 8 kabupaten/kota.

Ketua KPU Sumut, Herdensi Adnin saat dikonfirmasi menyebut jika tidak ada dalam aturan manapun yang mengatur tentang keterwakilan wanita di Pilkada.

Muat Lebih

“Tidak ada (aturan). Berbeda dengan Pemilihan Legislatif (Pileg), yang mengatur 30 persen keterwakilan wanita, kalau Pilkada tidak ada,” kata Herdensi, Kamis (10/9/2020).

Jumlah keterwakilan perempuan di Pilkada Sumut itu ditanggapi Ketua Koordinator Perempuan (Kopri) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut, Imelda Siska Siregar.

Ia menyayangkan minimnya perempuan yang terlibat di Pilkada Sumut 2020. Mengingat, Pilkada akan digelar di 23 kabupaten/kota di Sumut.

Baca: KPU Segera Tetapkan DPS Pilkada Medan

“Mengenai keterwakilan perempuan, sangat disayangkan minimnya perempuan yang maju dalam pilkada serentak ini,” kata Imelda saat dihubungi, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, untuk meningkatkan keterlibatan perempuan di Pilkada kedepannya, perlu dibuatkan sebuah peraturan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar