Suami TKI di Malaysia, IRT di Kupang Meninggal Usai Lahirkan Bayi Hasil Hubungan Gelap

Rabu, 13 Oktober 2021 14:30
ist
Polisi mengeakuasi jasad korban

digtara.com – Nasib tragis dialami MJAN (38), ibu rumah tangga alias IRT yang tinggal di Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, NTT. Ia meninggal pada Rabu (13/10/2021) pagi pasca melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan yang diduga merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya.

Ia meninggal dua jam pasca melahirkan karena mengalami pendarahan hebat setelah ditangani dukun beranak MS (59) di RT 08/RW 04, Kelurahan Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Baca: Diiming-imingi Bayaran Rp20 juta, Siswi SMP di Kupang Dirudapaksa Pria Hidung Belang

Korban diketahui hamil dari hasil hubungan gelap dengan pacarnya HV alias Hendrikus (30), warga RT 01/RW 01, Desa Naunu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang.

Baca: Divonis Dokter Sisa Hidup Tinggal 3 Hari, ODHA di Kupang Justru Dirikan LSM Perjuangan

Korban sendiri diketahui sudah memiliki suami sah dan saat ini sang suami sedang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Informasinya, pada Selasa (12/10/2021) siang sekitar pukul 14.00 wita, korban yang dalam keadaan hamil sekitar 9 bulan mendatangi MS yang merupakan dukun beranak untuk melakukan proses persalinan. Korban pun tinggal di rumah MS dan bersiap menunggu hari persalinan.

Pada Selasa (12/10/2021) malam sekira pukul 20.00 wita, perut korban sudah mulai terasa sakit sebagai tanda sudah waktunya melahirkan.

Korban menghubungi Hendrikus selaku pacarnya untuk datang juga ke rumah pelaku dan menyaksikan proses persalinan.

Lalu pelaku Marselina melakukan cara-cara tradisional untuk membantu korban dalam proses persalinan.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait