Sang Pembunuhan Anak Kandung Dicaci Maki Kerabat dan Warga
digtara.com | KUPANG – Beberapa kerabat Adriana Lulu Djami alias Ina tersangka pembunuhan anak kandung menyaksikan proses reka ulang kasus pembunuhan Dominiq Queen, bocah dua tahun di tempat kost di RT 41 Kelurahan Liliba Kecamatan Oebobo Kota Kupang maupun di jalan menuju bandara El Tari Penfui Kupang.
Baca Juga:
- Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses
- Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang
- 1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu
Tidak hanya menonton, mereka juga memaki dan menghujat perbuatan tersangka. Umpatan dan makian pun datang dari sejumlah warga terutama kaum ibu di sekitar tempat kost tersangka.
“Kamu akan mati membusuk dalam sel,” ujar Juliana Lado yang juga kerabat dekat tersangka.
Ia mengaku kalau tersangka selalu menjadikan anak-anaknya sebagai obyek mendapatkan uang.
“Dia (tersangka) berhati iblis,” ujarnya. Semula korban sejak usia satu bulan sudah diasuh kerabat tersangka. Tersangka juga tidak betah tinggal dengan kerabatnya sehingga memilih untuk kost walaupun
“Ibu macam apa kamu yang tega membunuh anak sendiri. Benar-benar tidak ada nurani,” ujar Ny Magdalena (56) salah seorang warga di sekitar tempat kost tersangka.
Diduga Peras Tersangka Kasus Narkoba Hingga Ratusan Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dinonaktifkan Dan Sejumlah Anggota Diproses
Pembeli Narkotika Ditahan dan Penjual Jadi DPO, Direktorat Resnarkoba Polda NTT Diduga Terima Aliran Uang
1,5 Ton Beras Disalurkan Polda NTT Bagi Kaum Duafa dan Warga Kurang Mampu
Warga Antusias Beli Sembako, Kapolda NTT Tinjau Gerakan Pangan Murah di Polresta Kupang Kota
Polda NTT Punya Rumah Bahagia Sebagai Pusat Pemulihan Mental Bagi Semua Pihak