Rumah Terafiliasi Nafa Urbach di Bintaro Dijarah Massa Saat Subuh
Baca Juga:
- Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina
- Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto: Investasi Danantara di Kampung Haji Makkah Diharapkan Beri Manfaat Besar Bagi Jemaah Indonesia
- Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya
Menurut kesaksian petugas keamanan lingkungan, Syamsul, massa datang dalam dua gelombang berbeda. Gelombang pertama muncul tepat saat azan subuh berkumandang.
"Kejadiannya sekitar pukul 04.50 WIB, pas salat subuh. Awalnya mereka datang baik-baik, sempat bertanya. Tapi setelah yakin itu rumahnya, langsung diserang," ungkap Syamsul.
Tak berhenti di situ, sekitar satu jam kemudian, gelombang kedua massa kembali mendatangi lokasi. Kali ini, menurut Syamsul, situasi jauh lebih brutal.
"Kloter kedua sekitar pukul 05.30 WIB. Mereka lebih kasar, memaksa masuk meski sudah coba dihalangi," katanya.
Barang-barang di dalam rumah pun menjadi sasaran penjarahan. Sejumlah perabot, pakaian, hingga sepatu dilaporkan raib.
"Televisi, baju, sepatu, rak sepatu, itu yang saya tahu diambil," tutur Syamsul.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun dari Nafa Urbach terkait insiden tersebut.
Puncak Armuzna 2026 Agar Berjalan Efektif dan Maksimal, Petugas yang Sudah Berhaji Langsung Diberangkatkan ke Mina
Anggota Komisi VI DPR RI Firnando Ganinduto: Investasi Danantara di Kampung Haji Makkah Diharapkan Beri Manfaat Besar Bagi Jemaah Indonesia
Kemenhaj Respon Kritik CAT Rekrutmen PPIH Tingkat Pusat 2026, Inilah 6 Klarifikasinya
Rinto Subekti Sosialisasikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Modal Sosial Pembangunan Daerah
Ekonomi Tangguh, Bangsa Utuh: Rinto Subekti Kuatkan Pilar Kebangsaan di Wonogiri