Pria Lansia di Sabu Raijua Ditemukan Tewas Gantung Diri
digtara.com - Lambertus Pedelati (70), warga RT 10/RW 05, Desa Kolorae, Kecamatan Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, NTT ditemukan meninggal dalam kondisi gantung diri, Kamis (15/2/2024) malam sekitar pukul 21.30 Wita.
Baca Juga:
Korban ditemukan seorang warga yang saat itu sedang keluar untuk mencari jaringan handphone.
Saat pulang ke rumah, warga menanyakan keberadaan korban ke warga lainnya, namun juga tidak mengetahui keberadaan korban karena mereka sedang keluar untuk menggembala hewan.
Warga kemudian berkeliling mencari keberadaan korban di sekitar rumah namun tidak juga ditemukan sehingga warga mencari korban ke arah kebun yang jaraknya kurang lebih sekitar 30 meter dari rumah korban.
Warga menemukan korban sudah dalam keadaan gantung diri di atas pohon sehingga warga berlari untuk memberitahukan ke warga yang lain kemudian memberitahukan ke keluarga lainnya.
Menurut keterangan dari pihak keluarga bahwa korban sebelumnya sudah lama mengalami sakit-sakitan sehingga ketika sakit yang dialami korban kambuh, korban ingin mengakhiri hidupnya sendiri karena tidak tahan dengan penyakit yang dialami korban.
Kapolres Sabu Raijua, AKBP Paulus Naatonis yang dikonfirmasi Jumat (16/2/2024) membenarkan kejadian ini.
Kapolres menyebutkan bahwa sebelumnya korban yang pekerjaanya sebagai petani sering memanjat pohon lontar. "Sebelumnya kondisi fisik korban dalam keadaan kaki korban sudah cacat namun mampu memanjat pohon yang tingginya kurang lebih sekitar 3 meter mampu dan mampu dipanjat oleh korban untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," ujar Kapolres Sabu Raijua.
Anggota Pos Polisi Raijua mendapat informasi soal kejadian gantung diri hari sehingga anggota bersama Pamatwil Kecamatan Raijua, Iptu Simon Toudengga dan anggota Polres Sabu Raijua yang melaksanakan pengamanan TPS di Kecamatan Raijua menuju TKP gantung diri di Desa Kolorae langsung ke lokasi kejadian.
Polisi dan pihak Puskesmas Ledeunu ke lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan luar dan olah TKP.
Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter Puskesmas Ledeunu, dr. Marthen Daniel Jourdan Nyola menjelaskan bahwa ditemukan adanya tanda goresan kecil di bagian dagu yang mana menurut dokter bahwa luka goresan akibat terkena benda tumpul berupa ranting pohon akibat memanjat pohon dan ditemukan juga korban dalam keadaan BAB seperti tanda-tanda orang gantung diri sehingga disimpulkan bahwa korban meninggal korban murni gantung diri.
Pihak keluarga korban menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak akan melakukan upaya hukum.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Temui Bupati Sabu Raijua dan Unsur Terkait
Polres Nagekeo Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Danga
Selundupkan Minyak Tanah Subsidi Ke Rote Ndao, Ditpolairud Polda NTT Amankan Truk dan Ratusan Liter Minyak Tanah
Pulang Gereja, Pemuda di Sumba Barat Daya Dianiaya Dan Sepeda Motor Dirampas
Petani di Sumba Timur Dipolisikan Karena Aniaya Ternak Sapi