Sabtu, 05 September 2026

The Kaldera Festival 2026 di Danau Toba, Saat Seni dan Budaya Jadi Magnet Wisata

Arie - Jumat, 04 September 2026 16:40 WIB
The Kaldera Festival 2026 di Danau Toba, Saat Seni dan Budaya Jadi Magnet Wisata
istimewa
The Kaldera Festival 2026 hadirkan seni, budaya, dan ekonomi kreatif untuk dorong pariwisata Danau Toba

digtara.com - Seni dan budaya terus didorong menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba. Upaya tersebut diwujudkan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) melalui The Kaldera Festival 2026.

Baca Juga:

The Kaldera Festival 2026 digelar di Toba Caldera Resort, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Festival ini diluncurkan pada Kamis, 27 Agustus 2026 dan berlangsung hingga 6 September 2026 sebagai salah satu rangkaian peringatan World Lake Day atau Hari Danau Sedunia.

Mengusung perpaduan seni, budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata, The Kaldera Festival 2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif di kawasan Danau Toba.

Pameran Toba in Many Forms Hadirkan Karya Seniman

Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam The Kaldera Festival 2026 adalah Pameran Toba in Many Forms.

Pameran tersebut menghadirkan karya dari sejumlah seniman dan komunitas, di antaranya Torang Sitorus, Jabu Bonang, Jeane Halim, Komunitas Fotografer Danau Toba, Urban Sketch Medan, Boniaga, Jabu Sihol, dan Managam Samosir.

Kehadiran pameran seni tersebut diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan sehingga wisatawan domestik maupun mancanegara memiliki lebih banyak pilihan aktivitas saat berkunjung ke Danau Toba.

Baca Juga:
Plt. Direktur Utama BPODT Arditama Nusantara Putra mengatakan, The Kaldera Festival 2026 digagas dengan mengangkat karya para seniman dari Danau Toba dan Sumatera Utara.

Menurut Arditama, seni memiliki peran strategis dalam memperkenalkan Danau Toba sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian kawasan tersebut.

"Kami menggagas kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Danau Sedunia berupa festival dan pameran yang mengangkat karya-karya seniman Danau Toba dan Sumatera Utara," ujar Arditama.

Ia menambahkan, karya seni yang ditampilkan dalam festival dapat menjadi medium untuk melihat kembali berbagai hal yang perlu dijaga bersama di kawasan Danau Toba.

"Karya seni juga dapat menjadi medium untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga Danau Toba. Melalui karya di ruangan ini kita melihat begitu banyak yang harus kita jaga bersama tentang Danau Toba," lanjutnya.

Dorong Talenta Seni Generasi Muda di Danau Toba

Penguatan ekosistem seni di kawasan Danau Toba juga dilakukan BPODT melalui Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) bersama Kementerian Kebudayaan.

Pada 2026, program tersebut menyasar enam SMP yang berada di Kabupaten Toba, Samosir, dan Humbang Hasundutan.

Program GSMS menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni sekaligus meningkatkan kemampuan generasi muda di kawasan Danau Toba.

"Hasil kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan kita bisa menggandeng sekolah-sekolah di Kawasan Danau Toba untuk bisa memperkuat kemampuan seni siswa, ini sangat penting untuk masa depan budaya kita," kata Arditama.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara Yuda P. Setiawan menilai peringatan Hari Danau Sedunia dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Danau Toba.

Baca Juga:
Menurut Yuda, seni dapat menjadi medium promosi yang membawa nama Danau Toba ke tingkat internasional.

"Ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif Danau Toba kita semakin matang. Seni dapat menjadi medium promosi Danau Toba hingga ke tingkat internasional," ujarnya.

Yuda berharap berbagai kegiatan seni dan budaya yang digelar dapat turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Toba.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pelaku pariwisata, UMKM, dan masyarakat dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba.

Musik dan Fashion Jadi Ruang Kreativitas Generasi Muda

The Kaldera Festival 2026 juga memberikan ruang bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kreativitas melalui program Kaldera Rising Heroes.

Program tersebut mencakup Kaldera Fest Music Competition dan Kaldera Fest Young Runway. Keduanya dirancang sebagai wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mengenal lebih dekat budaya lokal.

Rangkaian The Kaldera Festival 2026 turut diramaikan Lake Toba Traditional Music Festival (LTTMF) 6.0 yang diinisiasi Rumah Karya Indonesia.

Selain itu, terdapat program From Toba to the World (FTTW) yang menghadirkan diskusi, pertunjukan kreatif, hingga pengalaman gastronomi.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan upaya menjadikan Danau Toba bukan hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga ruang pertemuan seni, budaya, kreativitas, dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:

The Kaldera Festival Perkuat Daya Tarik Wisata Danau Toba

Melalui The Kaldera Festival 2026, BPODT berharap keterlibatan seniman, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, generasi muda, dan masyarakat lokal semakin luas.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Festival seni dan budaya seperti The Kaldera Festival 2026 juga menjadi bagian dari upaya memperluas daya tarik Danau Toba. Wisatawan tidak hanya ditawarkan keindahan alam, tetapi juga pengalaman budaya, pertunjukan seni, musik, kuliner, hingga kreativitas generasi muda.

Dengan perpaduan berbagai agenda tersebut, Danau Toba terus diarahkan menjadi destinasi wisata berbasis alam dan budaya yang memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Weekend Seru di Sumut! 4 Destinasi Wisata & Kuliner Kekinian yang Wajib Dijelajahi Gen Z

Weekend Seru di Sumut! 4 Destinasi Wisata & Kuliner Kekinian yang Wajib Dijelajahi Gen Z

RS Adam Malik All Out Dukung Piala Kemerdekaan 2025 dan Dua Event Olahraga Dunia di Sumut

RS Adam Malik All Out Dukung Piala Kemerdekaan 2025 dan Dua Event Olahraga Dunia di Sumut

BPODT Gelar Forum Tanggap Bencana, Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman di Kawasan Danau Toba

BPODT Gelar Forum Tanggap Bencana, Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman di Kawasan Danau Toba

Asesor UNESCO Terpukau Peninggalan Geologi dan Budaya Kaldera Toba

Asesor UNESCO Terpukau Peninggalan Geologi dan Budaya Kaldera Toba

Dirut BPODT: Saatnya Penguatan SDM untuk Mendukung Geopark

Dirut BPODT: Saatnya Penguatan SDM untuk Mendukung Geopark

Kebakaran di Hotel Danau Toba Internasional Medan, Pengunjung Panik!

Kebakaran di Hotel Danau Toba Internasional Medan, Pengunjung Panik!

Komentar
Berita Terbaru