Bisakah Mobil Korban Demonstrasi Klaim Asuransi

  • Whatsapp
Bisakah Mobil Korban Demonstrasi Klaim Asuransi
Mobil yang dirusak massa aksi pengunjuk rasa menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja di Malang, Jawa Timur. (Internet)

digtara.com – Sejumlah kendaraan baik motor maupun mobil menjadi korban aksi perusakan saat demonstrasi menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja dalam beberapa hari terakhir.

Guna menghindari potensi dampak yang disebabkan aksi demonstrasi, sebaiknya para pengguna kendaraan mengindari wilayah di mana sedang terjadinya aksi unjuk rasa. Mereka sebaiknya menaruh motor atau mobilnya di rumah masing-masing.

Tidak terkecuali bagi kendaraan yang dilindungi asuransi. Sebab perlu diketahui, bahwa tidak semua asuransi kendaraan bisa diklaim karena menjadi korban demo yang rusuh atau kerusuhan.

Muat Lebih

Sebagaimana dikatakan, Custumer Satisfaction Development and Marketing Communication Head Auto2000 (PT Astra International Toyota Sales Operation) Cahaya Fitri Tantriani, setiap kendaraan yang menjadi korban kerusuhan karena aksi tidak akan ditanggung kecuali sebelumnya sudah mengambil jaminan tambahan.

BACA JUGA: Ugal-ugalan dan Tabrak Sepeda Motor, Mobil Taksi Online Dibakar Massa

“Pihak asuransi akan siap menanggung kerugian selama para pemilik mobil sudah menambahkan perluasan tanggungan SRCC-TS (Strike, Riot, Civil Commotion, and Terrorism Sabotage) pada polis asuransinya,” ujar Tantri seperti dilansir Kompas, Sabtu (10/10/2020).

Lebih lanjut lagi, Tantri menjelaskan, klaim tersebut bisa langsung diajukan ke pihak asuransi.

“Khusus untuk pelanggan Auto2000, di bengkel Body Paint kami biasanya ada petugas asuransi Astra yg standby sehingga juga bisa langsung dibantu. Namun, bila tidak ada perluasan maka tidak ditanggung asuransinya,” katanya.

BACA JUGA: Tolak Omnibus Law, Pengunjuk Rasa Bakar Mobil Polisi dan Rusak Mobil Dinas

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Head of Communication and Event Asuransi Astra Laurentius Iwan Pranoto. Menurutnya setiap kendaraan yang menjadi korban kerusuhan karena aksi tidak akan ditanggung oleh pihak asuransi.

“Pastikan mengecek kembali polis asuransinya, apakah memiliki perluasan jaminan atas risiko tersebut atau tidak. Karena berdasarkan Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia, kendaraan yang jadi korban kerusuhan tidak dilindungi,” kata pria yang akrab disapa Iwan itu.

 

Jenis Asuransi…

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

1 Komentar