Sabtu, 01 Agustus 2026

Lantik Pengurus PTMSI Periode 2026–2030, Gubernur Ahmad Luthfi Target Bangkitkan Prestasi Tenis Meja Jateng

Pelantikan Pengurus PTSMI Jateng 2026-2030
Ahsan Fauzi - Sabtu, 01 Agustus 2026 19:57 WIB
Lantik Pengurus PTMSI Periode 2026–2030, Gubernur Ahmad Luthfi Target Bangkitkan Prestasi Tenis Meja Jateng
Humas Pemprov Jateng
Gubernur Ahmad Luthfi (Tengah) saat menghadiri Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu (01/08/2026)

digtara.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menargetkan kebangkitan prestasi tenis meja Jawa Tengah setelah melantik Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah periode 2026–2030.Pengurus baru diminta tidak hanya membenahi organisasi, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet hingga melahirkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga:

Harapan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri Pelantikan Pengurus Provinsi PTMSI Jawa Tengah di Wisma Perdamaian, Semarang, Sabtu (01/08/2026).

Menurutnya, keberhasilan sebuah cabang olahraga tidak cukup ditopang organisasi yang solid, tetapi harus diukur dari pembinaan atlet yang berkelanjutan dan prestasi yang mampu diraih.

"Pembinaan dan prestasi harus kita kedepankan. Mulai hari ini pengurus di 35 kabupaten/kota harus bersatu untuk memberikan prestasi olahraga tenis meja kepada masyarakat. Pemprov Jateng akan memberikan tali asih bagi mereka yang berprestasi," kata Luthfi.

Ia menegaskan, Jawa Tengah memiliki modal sejarah yang kuat untuk kembali menjadi kekuatan tenis meja nasional. Karena itu, momentum kepengurusan baru harus dimanfaatkan untuk mengembalikan tradisi prestasi tersebut.

Pada PON XVI Tahun 2004, Jawa Tengah berhasil meraih medali emas tunggal putra melalui Yon Mardiyono serta perunggu beregu putra.

Baca Juga:
Empat tahun kemudian, pada PON XVII 2008, kontingen Jawa Tengah kembali menyumbang medali perak beregu putra, perunggu beregu putri, dan perunggu ganda putra melalui pasangan Yon Mardiyono dan Ersan Sutanto.

Prestasi tersebut mengantarkan Yon Mardiyono memperkuat tim nasional Indonesia pada SEA Games 2005 dan 2007. Ia turut menyumbangkan medali perak ganda putra pada SEA Games 2005 serta perunggu beregu putra pada SEA Games 2007.

Luthfi menilai, potensi kebangkitan tenis meja Jawa Tengah masih terbuka lebar. Hal itu terlihat dari munculnya atlet-atlet muda berprestasi, salah satunya Citra Rasmi yang memborong tiga medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XVII Tahun 2025 dari nomor tunggal putri, ganda putri, dan beregu putri.

Selain itu, Kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025 yang diikuti 362 atlet dari berbagai klub menunjukkan pembinaan di tingkat akar rumput masih berjalan dan memiliki basis komunitas yang kuat.

Karena itu, ia meminta kepengurusan baru menghadirkan terobosan agar tenis meja semakin dekat dengan masyarakat.

"Pengurus yang baru harus punya terobosan kreatif. Olahraga sekarang menjadi gaya hidup dan kebutuhan masyarakat. Wujudkan tenis meja jadi lifestyle dengan banyak kegiatan. Kalau perlu ada event rutin, libatkan juga bupati dan wali kota," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PTMSI Jawa Tengah Lukas Arry Dwiko Utomo mengatakan, tantangan pembinaan tenis meja saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus daerah, klub, pelatih, atlet, hingga pemerintah.

Menurutnya, kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien sebagai fondasi peningkatan prestasi.

"Kami optimistis dapat mengembalikan prestasi tenis meja Jawa Tengah. Target kami pada PON 2028 di NTB, cabang tenis meja mampu menyumbangkan medali bagi Jawa Tengah," kata Lukas.

Dengan dukungan pembinaan yang berkesinambungan, tata kelola organisasi yang lebih profesional, serta kompetisi yang rutin, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap tenis meja kembali menjadi salah satu cabang olahraga andalan yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional hingga internasional. (San).

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ahsan Fauzi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Brigjen Pol (Purn) Lukas Arry Dwiko Utomo Terpilih jadi Ketua PTMSI Jateng, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet Tenis Meja Jawa Tengah

Brigjen Pol (Purn) Lukas Arry Dwiko Utomo Terpilih jadi Ketua PTMSI Jateng, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet Tenis Meja Jawa Tengah

Ketua LP Ma'arif NU Jateng Apresiasi Putusan MK Perihal Larangan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan untuk MBG

Ketua LP Ma'arif NU Jateng Apresiasi Putusan MK Perihal Larangan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan untuk MBG

Relawan NU Peduli Se-Jateng Bersama Stakeholder Apel Kesiapsiagaan Bencana, Gus Rozin: Kita Tepiskan Perbedaan-perbedaan untuk Kemanusiaan

Relawan NU Peduli Se-Jateng Bersama Stakeholder Apel Kesiapsiagaan Bencana, Gus Rozin: Kita Tepiskan Perbedaan-perbedaan untuk Kemanusiaan

2.000 Pelari Padati Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Ahmad Luthfi: Lari Sehat, UMKM Menguat

2.000 Pelari Padati Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Ahmad Luthfi: Lari Sehat, UMKM Menguat

Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji

Haji Wafiq Guru Asal Demak Ajak Tenaga Pendidik Menabung Sejak Dini untuk Naik Haji

Tukang Tambal Ban Asal Semarang Dapat Bantuan dari UEA. Wamenhaj: Pak Haji Sulaji Adalah Potret Ketulusan dan Pekerja Keras Masyarakat Indonesia

Tukang Tambal Ban Asal Semarang Dapat Bantuan dari UEA. Wamenhaj: Pak Haji Sulaji Adalah Potret Ketulusan dan Pekerja Keras Masyarakat Indonesia

Komentar
Berita Terbaru