Minggu, 25 Januari 2026

KONI Sumut Gelar Program Pembinaan Intensif Jelang PON 2028

Arie - Rabu, 02 Juli 2025 21:10 WIB
KONI Sumut Gelar Program Pembinaan Intensif Jelang PON 2028
antaranews.com
KONI Sumut Gelar Program Pembinaan Intensif Jelang PON 2028

digtara.com -Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara resmi memulai tahapan awal Program Pembinaan Intensif (PPI) sebagai persiapan menuju PON XXII/2028 NTT–NTB, yang akan dimulai pada Juli 2025.

Baca Juga:

Ketua Umum KONI Sumut Kolonel (Purn) Hatunggal Siregar menyampaikan, program ini diawali dengan tes fisik pada 5 Juli 2025 di Stadion Unimed, disusul penetapan SK atlet, pelatih, dan wasit pendamping (wasping).

"PPI ini bagian dari amanah Raker KONI Sumut Desember 2024 dan hasil Musyawarah KONI April 2025. Karena itu, meski dengan keterbatasan anggaran, program tetap berjalan," ujar Hatunggal dalam rapat konsultasi bersama Pengprov peserta PPI di Kantor KONI Sumut, Rabu (2/7/2025).

131 Atlet dari 18 Cabor Terpilih

Tahap awal PPI akan diikuti 131 atlet dari 18 cabang olahraga perorangan, yang sebelumnya berhasil meraih medali emas, perak, atau perunggu di PON XXI/2024 Aceh–Sumut.

Prioritas diberikan kepada cabor perorangan karena keterbatasan dana.

Daftar cabor dan jumlah atlet yang ikut PPI tahap awal:

- Atletik (10)

- Bowling (8)

- Golf (7)

- Gulat (8)

- Karate (14)

- Kick Boxing (11)

- Pencak Silat (12)

- Ski Air (6)

- Taekwondo (7)

- Tenis Meja (3)

- Tinju (10)

- Wushu – Sanda (6) - Taolu (2)

- Angkat Besi (1)

- Judo (7)

- Menembak (8)

- Panahan (5)

- Panjat Tebing (3)

- Akuatik (1)

KONI Sumut Harap Atlet Tak Pindah Provinsi

Hatunggal menegaskan pentingnya PPI dalam menjaga konsistensi latihan atlet Sumut agar tidak berpindah ke provinsi lain.

"Kami ingin memastikan pembinaan berjalan agar potensi tidak hilang ke daerah lain," ujarnya.

Meski begitu, sejumlah Pengprov mengeluhkan minimnya anggaran, khususnya terkait dana transportasi atlet dan pelatih.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua III KONI Sumut Irwan Pulungan mengakui keterbatasan tersebut.

"Kami paham kekurangan ini, tapi mohon dukungan seluruh Pengprov agar PPI tetap berjalan. Kami telah mengajukan anggaran lewat PAPBD 2025, dan berharap PPI 2026 mendapat dana lebih baik," jelas Irwan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
100 Persen Sekolah SMA Sederajat di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Dorong Digitalisasi Pendidikan

100 Persen Sekolah SMA Sederajat di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet, Dorong Digitalisasi Pendidikan

OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional

OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut atas Dugaan Pelanggaran Perjanjian dan Gangguan Operasional

Dirut PT PASU Diduga Korupsi Penjualan Aluminium 2018–2024, Kejati Sumut Lakukan Penahanan

Dirut PT PASU Diduga Korupsi Penjualan Aluminium 2018–2024, Kejati Sumut Lakukan Penahanan

AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina, Bawa Pengalaman Kortastipidkor Polri

AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina, Bawa Pengalaman Kortastipidkor Polri

Pemprov Sumut Anggarkan Rp430 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor

Pemprov Sumut Anggarkan Rp430 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor

Kenaikan Pangkat Brimob Polda Sumut di Tengah Misi Kemanusiaan, Digelar Sederhana di Lokasi Bencana

Kenaikan Pangkat Brimob Polda Sumut di Tengah Misi Kemanusiaan, Digelar Sederhana di Lokasi Bencana

Komentar
Berita Terbaru