Keluar dari AFC, Timnas Indonesia Disarankan Gabung Oseania
digtara.com - Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana alias Coach Justin menyarankan agar Timnas Indonesia keluar dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) jika permintaan Bahrain dituruti.
Baca Juga:
- Dualisme Hukum Pertanahan dalam Sengketa Tanah Adat Sultan Ground (Studi Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor 137/Pdt.G/2024/PN Yyk)
- John Herdman Dikontrak PSSI 4 Tahun hingga 2030, Target Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia
- Ulangi Rekor 30 Tahun Silam, Indonesia Lampaui Target Medali di SEA Games 2025 Thailand
Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) meminta laga melawan Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 digelar di tempat netral atau di luar Indonesia.
BFA menyatakan akan mengajukan permintaan tersebut kepada FIFA dan AFC. Mereka menyoroti masalah keamanan.
Kekhawatiran Bahrain ini muncul karena mereka diserang habis-habisan oleh netizen Indonesia usai insiden kontroversial yang dipicu wasit Ahmed Al Kaf.
Wasit asal Oman itu dianggap memihak ke Bahrain selaku tuan rumah ketika menjamu Timnas Indonesia yang berakhir dengan skor 2-2 pada 10 Oktober lalu.
Keputusan kontroversial itu membuat warganet geram dengan menyerang wasit serta akun media sosial BFA.
PSSI pun akan bersurat ke AFC untuk menolak permintaan Bahrain. PSSI menjamin keamanan dan keselamatan Bahrain jika datang ke Tanah Air.
Namun, segala hal bisa terjadi. Jika AFC menuruti permintaan Bahrain, maka Timnas Indonesia disarankan keluar dari AFC dan gabung Konfederasi Sepak bola Oseania (OFC).
Dualisme Hukum Pertanahan dalam Sengketa Tanah Adat Sultan Ground (Studi Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor 137/Pdt.G/2024/PN Yyk)
John Herdman Dikontrak PSSI 4 Tahun hingga 2030, Target Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia
Ulangi Rekor 30 Tahun Silam, Indonesia Lampaui Target Medali di SEA Games 2025 Thailand
MPR Dukung Kampung Haji Indonesia, Jemaah Dinilai Lebih Tenang dan Aman Beribadah di Mekah
BWI Kota Semarang Gencarkan Pendataan dan Pemutakhiran Wakaf, Target 750 Titik Tahun Ini