Pembeli Sepi, Pedagang Buku Bekas di Medan Gunakan Aplikasi Online

Sabtu, 08 Januari 2022 12:02

digtara.com – Masyarakat Kota Medan mengenal titi gantung identik sebagai lokasi pedagang buku bekas. Dulu, lokasinya di jembatan jalan kereta api. Tapi sekarang direlokasi ke lapangan Merdeka tepat di depan stasiun Kereta Api Medan.

Namun orang Medan tetap menyebut mereka pedagang buku titi gantung.

Meskipun sebelum berada di depan stasiun kereta api, pedaganv titi gantung sudah beberapa kali berpindah pindah tempat.

Di titi gantung tersedia banyak jenis dan macam-macam buku bekas dan buku baru dengan harga yang murah.

Tempat ini biasanya ramai dikunjungi masyarakat, mahasiswa, dan kalangan pelajar.

Tetapi semenjak pandemi Covid-19 menyerang, titi gantung sepi pengunjung terlebih lagi sekarang telah di berlakukannya sekolah dari rumah atau sekolah online.

Masrun, salah seorang pedagang buku di titi gantung yang sudah berjualan hampir 35 tahun membenarkan bahwa pengunjung menurun sejak Covid-19. Untuk mensiasati sepinya pelanggan, Masrun dan kawan-kawan, selain berjualan langsung, juga membuka toko buku online yang telah ada sejak satu tahun lalu.

Dia mengaku penjualan online lebih ramai di masa pandemi ini. Lewat platform toko online, pembelinya bisa datang darimana saja.

“Pembeli buku online dari aplikasi shopee berasal dari seluruh Indonesia, dan yang terjauh dari Papua,” ungkap Masrun.

Laman: 1 2

Berita Terkait