Kamis, 05 Maret 2026

Belasan Ekor Ikan Paus Biru Terdampar di Pantai Pulau Raijua

Imanuel Lodja - Kamis, 30 Juli 2020 07:24 WIB
Belasan Ekor Ikan Paus Biru Terdampar di Pantai Pulau Raijua

digtara.com – 12 ekor ikan paus biru terdampar di pantai Pulau Raijua, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (30/7/2020). Belasan Ekor Ikan Paus Biru Terdampar di Pantai Pulau Raijua

Baca Juga:

12 ekor Ikan paus biru ini terdampar secara terpisah di Pantai Lie Jaka dan Pantai Be Kelurahan Ledeunu.

Awalnya 5 ekor ikan paus ditemukan oleh Riwu Wila (23), seorang nelayan asal Kelurahan Ledeunu sekitar pukul 09.00 Wita.

Lima ekor ikan paus ditemukan di pantai Lie Jaka Kelurahan Ledeunu Kecamatan Raijua. 1 ekor diantaranya masih hidup dan 4 ekor lainnya sudah mati.

12 ekor Ikan paus biru ini terdampar secara terpisah di Pantai Lie Jaka dan Pantai Be Kelurahan Ledeunu. (digtara.com/imanuel lodja)

Warga dan polisi kemudian mendorong kembali satu ekor ikan paus yang masih hidup ke laut.

Baca: Ikan Paus Biru Mati Terdampar di Pesisir Pantai Kota Kupang

Beberapa saat kemudian, polisi mendapat informasil penemuan lagi 1 ekor ikan paus oleh nelayan yang sedang mencari ikan di sekitar Laut Lie Jaka.

Mengapung

Paus biru ini ditemukan dalam keadaan mati dan mengapung di sekitar lokasi penemuan ikan paus biru pertama. Bangkai ikan kemudian ditarik ke darat dan dievakuasi.

Selanjutnya pada pukul 12.30 wita, enam ekor ikan paus ditemukan di Pantai sekitar dermaga baru di Pantai Be, dekat dermaga baru.

Kapolres Sabu Raijua, AKBP Jack Seubelan, SH yang dikonfirmasi membenarkan penemuan ini.

“Setelah tiba di lokasi pantai Lie Jaka Kelurahan Ledeunu Kecamatan Raijua, Riwu Wila melihat ada 5 ekor ikan paus biru yang terdampar di pantai tersebut. Riwu wila melaporkan hal tersebut kepada Camat Raijua Ir Titus Duri dan Kapospol Raijua Bripka Lifron Ratu,” ujarnya, Kamis (30/6/2020).

12 ekor Ikan paus biru ini terdampar secara terpisah di Pantai Lie Jaka dan Pantai Be Kelurahan Ledeunu. (digtara.com/imanuel lodja)

Camat Raijua bersama Kapospol dan masyarakat menuju lokasi penemuan ikan paus tersebut dan melakukan upaya penyelamatan.

Baca: Sempat Heboh, Bangkai Paus yang Terdampar di Pantai Tiba-tiba Hilang

“Satu ekor ikan paus biru bisa diselamatkan sedangkan 4 ekor ikan paus biru tidak bisa diselamatkan. Oleh masyarakat Ikan paus biru yang mati kemudian di potong untuk dimakan,” tambahnya.

12 ekor Ikan ini terdampar secara terpisah di Pantai Lie Jaka dan Pantai Be Kelurahan Ledeunu. (digtara.com/imanuel lodja)

Atas perintah Camat Raijua, 11 ekor ikan paus yang sudah mati harus dikubur. Camat juga melarang warga untuk memakan daging ikan paus tersebut.

Baca:Sepeda Motornya Disenggol, Siswa SMA di Kupang Tewas Di Tempat

Kapolres Sabu Raijua berkoordinasi dengan Camat Raijua melakukan upaya penyelamatan dan mengupayakan untuk menguburkan ikan paus yang tidak bisa diselamatkan.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
DPO Polres Sabu Raijua Yang Ditangkap di Sumba Timur Berulang Kali Cabuli Keponakan Hingga Hamil

DPO Polres Sabu Raijua Yang Ditangkap di Sumba Timur Berulang Kali Cabuli Keponakan Hingga Hamil

Sempat Kabur ke Hutan, DPO Polres Sabu Raijua Diamankan Anggota Polres Sumba Timur

Sempat Kabur ke Hutan, DPO Polres Sabu Raijua Diamankan Anggota Polres Sumba Timur

Masalah Anak, Pria di Sabu Raijua Dianiaya Besan Hingga Sekarat

Masalah Anak, Pria di Sabu Raijua Dianiaya Besan Hingga Sekarat

Warga Sabu Raijua Tenggelam dan Meninggal Saat Memancing

Warga Sabu Raijua Tenggelam dan Meninggal Saat Memancing

Kapolsek Sabu Barat dan Jajaran Bantu Duda Penyandang Tuna Netra

Kapolsek Sabu Barat dan Jajaran Bantu Duda Penyandang Tuna Netra

Sering Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Sering Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Komentar
Berita Terbaru