BNPB: Tidak Akan Ada Tsunami Besar seperti 1883
digtara.com | JAKARTA – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan letusan Gunung Anak Krakatau kali ini jauh lebih kecil dari Gunung Krakatau yang erupsi pada 1883.
Baca Juga:
“Sangat kecil, diameternya hanya 12 kilometer. Dapur magmanya kecil, kemungkinan terjadinya erupsi tidak akan menyebabkan bencana besar juga tidak akan ada tsunami yang besar seperti 1883,” kata Sutopo di Gedung BNPB, Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur.
Sutopo mengungkapkan hingga saat ini Gunung Anak Krakatau terus-menerus meletus setiap menitnya.
“Hampir setiap menit terjadi letusan. Masyarakat di daerah terdampak, Banten, Tanggamus, Lampung Selatan. Namun yang berwenang menetapkan peringatan dini, gunung api kewenangan PVMBG,” ucapnya.
Sutopo juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada mengacu pada informasi BMKG dan PVMG.
“Masyarakat harap tenang dan tidak terpengaruh dengan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya seperti dilansir okezone.
Pemprov Sumut Anggarkan Rp430 Miliar untuk Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor
HUT Ke 75, Polairud Polda NTT Gelar Sholat Gaib Dan Doa Bersama Untuk Korban Bencana Sumatera
Update Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang hingga 30 November 2025
Tangani Dampak Gempa, Pemkab Kupang Dapat Rp 250 Juta dari BNPB
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat