Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas
digtara.com -Hari kelima operasi SAR pasca gempa bumi magnitudo 7,7 di Flores-NTT, tim SAR gabungan melaksanakan evakuasi medis (medical evacuation/medevac) terhadap warga terdampak yang membutuhkan penanganan medis segera.
Baca Juga:
Pada Rabu (19/8/2026) siang, helikopter Dauphin Basarnas tiba di Kabupaten Manggarai Timur dan langsung mengevakuasi seorang korban atas nama Adelina Ndimias, perempuan berusia 77 tahun.
Berdasarkan keterangan tim medis Kementerian Kesehatan, korban diduga mengalami fraktur basis cranii atau patah tulang dasar tengkorak.
Korban dievakuasi menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas dengan waktu tempuh sekitar 30 menit menuju RSUD Pratama Komodo, Labuan Bajo. Kabupaten Manggarai Barat.
Dalam proses evakuasi, korban didampingi satu orang keluarga," terang Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo pada Rabu siang.
Direktur Operasi Basarnas menegaskan, tim SAR Gabungan terus berupaya memberikan dukungan terhadap penanganan korban terdampak bencana, termasuk melalui evakuasi medis bagi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Baca Juga:
Fasilitas Terbatas, Dokkes Polri dan Polda NTT Bantu Persalinan Ibu Korban Gempa di Tenda Pengungsian
Wisatawan Asal India Pingsan dan Meninggal Saat Cek In di Bandara Komodo-Labuan Bajo
Sejumlah Instansi Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Bumi di Manggarai Barat
Berkostum Hitam, Warga Alor Gelar Pawai Karnaval HUT RI Sambil Jalankan Kotak Donasi Gempa Flores
Penuhi Kebutuhan Makan Pengungsi, Polres Nagekeo dan Brimobda NTT Buka Dapur Lapangan
Warga Terdampak Gempa Di Sikka Diberikan Terapi USEFT
Fasilitas Terbatas, Dokkes Polri dan Polda NTT Bantu Persalinan Ibu Korban Gempa di Tenda Pengungsian
Berkas Lengkap, Direktur Agen Perjalanan Wisata di Manggarai Barat Diserahkan ke Kejaksaan
Changan Perkenalkan Deepal S05 dan Nevo Q05 di Medan, Perkuat Pilihan SUV Elektrifikasi
Korban Kritis dari Manggarai Timur Dievakuasi Dengan Helikopter Daulphin Basarnas
Wisatawan Asal India Pingsan dan Meninggal Saat Cek In di Bandara Komodo-Labuan Bajo
17 Barak Asrama Polres Mamberamo Tengah Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
Nelayan di Rote Ndao Hilang Saat Mengambil Rumput Laut, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian