Jumat, 02 Oktober 2026

Polres Manggarai Barat Bangun Tenda Darurat dan Layani BPJS Darurat Bagi Korban Gempa

Imanuel Lodja - Sabtu, 15 Agustus 2026 18:00 WIB
Polres Manggarai Barat Bangun Tenda Darurat dan Layani BPJS Darurat Bagi Korban Gempa
ist
Polres Manggarai Barat Bangun Tenda Darurat dan Layani BPJS Darurat Bagi Korban Gempa

digtara.com -Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat meninjau penanganan darurat korban gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di pelataran Rumah Sakit (RS) Siloam Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Juga:

‎Dalam peninjauan tersebut, pemerintah daerah bersama kepolisian menyalurkan bantuan jaminan kesehatan (BPJS) darurat bagi warga terdampak bencana yang belum memiliki perlindungan medis.

Guncangan gempa kuat yang terjadi pada pukul 05.58 WITA (04.58 WIB) tersebut sebelumnya memicu evakuasi cepat terhadap puluhan pasien rawat inap guna mengantisipasi risiko keretakan struktur bangunan dan potensi gempa susulan (aftershocks).

Salah satu penerima manfaat jaminan kesehatan tersebut adalah Daniel Paju (30), warga asal Desa Loha, Kecamatan Pacar, yang saat ini berdomisili di Los Baba, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo.

‎Daniel yang menjadi korban gempa harus mendapat perawatan medis darurat di tenda penampungan sementara, namun sempat terkendala biaya pengobatan karena belum terdaftar sebagai peserta jaminan kesehatan.

‎Merespons kondisi tersebut, Pemkab Manggarai Barat mengambil langkah diskresi dengan menerbitkan kepesertaan BPJS Kesehatan darurat.

Baca Juga:
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang mewakili Bupati Manggarai Barat saat memantau kondisi pasien.

"Negara dan Pemerintah Daerah hadir penuh untuk warga. Kita tidak ingin masyarakat yang sedang tertimpa musibah masih dibebani oleh kekhawatiran biaya pengobatan. Melalui penyerahan jaminan BPJS Kesehatan ini, kami pastikan Daniel Paju dan warga terdampak lainnya mendapatkan perawatan medis terbaik hingga pulih tanpa kendala administratif," tegas AKBP Christian Kadang di lokasi penanganan darurat.

‎Kapolres Manggarai Barat menambahkan bahwa aspek keselamatan jiwa dan kemudahan akses layanan kesehatan warga menjadi prioritas paling mutlak di tengah situasi tanggap darurat pascagempa.

‎"Kami hadir di sini untuk memastikan seluruh penanganan medis warga terdampak gempa berjalan optimal. Di masa kritis seperti ini, tidak boleh ada warga yang terlambat ditangani hanya karena kendala dokumen jaminan kesehatan. Sinergi antara Pemda Manggarai Barat dan kepolisian memastikan layanan kedaruratan tetap responsif dan humanis," ujarnya.

‎Di pelataran RS Siloam Labuan Bajo, tim gabungan TNI-Polri dan tenaga medis telah mendirikan tiga unit tenda darurat.

Tenda tersebut dilengkapi perlengkapan pertolongan pertama dari tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Manggarai Barat, armada ambulans, serta tempat tidur lipat (velbed).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Karyawati Rumah Makan Meninggal Diduga Sakit Lambung

Karyawati Rumah Makan Meninggal Diduga Sakit Lambung

Semangat Nasionalisme, Polres Sumba Tengah Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Semangat Nasionalisme, Polres Sumba Tengah Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Diduga Jatuh dari Pohon Saat Ambil Pakan Ternak Kambing, Pria di Kabupaten Nagekeo Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Jatuh dari Pohon Saat Ambil Pakan Ternak Kambing, Pria di Kabupaten Nagekeo Ditemukan Meninggal Dunia

Pemilik Tidur, Sepeda Motor Milik Warga Sabu Raijua Terbakar

Pemilik Tidur, Sepeda Motor Milik Warga Sabu Raijua Terbakar

Kabupaten Kupang-NTT Dilanda Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Tidak Berpotwnai Tsunami

Kabupaten Kupang-NTT Dilanda Gempa Bumi Magnitudo 4,8 Tidak Berpotwnai Tsunami

Diduga Sakit Epilepsi, Seorang Wanita di Lembata Ditemukan Tewas Terapung di Laut

Diduga Sakit Epilepsi, Seorang Wanita di Lembata Ditemukan Tewas Terapung di Laut

Komentar
Berita Terbaru