Kapolda NTT Minta Seluruh Kapolres di Flores Bantu Warga Berdampak Gempa
Baca Juga:
Dengan demikian, peringatan dini tsunami berakhir setelah berlangsung selama 2 jam 31 menit 30 detik sejak gempa terjadi.
Meski peringatan dini tsunami telah berakhir, masyarakat tetap diminta mengikuti perkembangan informasi resmi BMKG dan arahan petugas di lapangan.
Aktivitas kegempaan masih berlanjut setelah gempa utama. Berdasarkan informasi BMKG hingga pukul 10.00 Wita, tercatat sebanyak 111 kali gempa susulan.
Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap waspada dan tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh petugas atau pihak berwenang.
Baca Juga:Kapolda NTT memastikan personel kepolisian akan terus berada di tengah masyarakat untuk membantu proses evakuasi dan penanganan dampak gempa.
Di tengah kendala komunikasi dan akses menuju sejumlah wilayah, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Basarnas, BPBD dan seluruh stakeholder terkait terus bergerak untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan.
"Yang utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Kita terus melakukan evakuasi, membantu masyarakat dan mencari korban," pungkas Irjen Pol Rudi Darmoko.
Penanganan darurat akan terus dilakukan hingga kondisi di seluruh wilayah terdampak dapat dipastikan aman, sementara data korban dan kerusakan akan diperbarui secara bertahap berdasarkan hasil verifikasi petugas di lapangan.
Pulang Bawa Medali Emas dan Perak, Kapolda NTT Apresiasi Tim Taekwondo Binaan Dirkrimsus Kombes FX Irwan Arianto
Kapolda NTT Salurkan Bantuan Bagi Anak Sekolah dan Warga di Kelurahan Belo-Kota Kupang
Peduli Kebutuhan Air Bersih Bagi Masyarakat, Kapolda NTT Bantu 34 Sumur Bor di Kota Kupang
Diduga Sakit Epilepsi, Seorang Wanita di Lembata Ditemukan Tewas Terapung di Laut
Pasca Tawuran Pelajar di Kota Kupang, Polisi Berjaga-jaga di Sekolah