Dampak Gempa M7,7 Nagekeo, Satu Warga Manggarai Barat Meninggal Dunia dan Dua Terluka
digtara.com -Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Baca Juga:
Di Kabupaten Manggarai Barat dilaporkan satu orang perempuan meninggal dunia dan dua orang perempuan lainnya mengalami luka serius.
"Gempa awal terasa di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, pada Sabtu 15 Agustus 2026, jam 04.58.23 Wita. Gempa Magnitudo 7,0 dengan lokasi 8.33 LS, 121.32 BT (38 KM timur laut Mbay-Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer," ujar Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang pada Sabtu siang.
Efek gempa terasa di seluruh wilayah kabupaten Manggarai Barat dan telah menimbulkan kerusakan terhadap bangunan seperti Hotel, rumah sakit, rumah warga dan sejumlah gedung perkantoran
Kejadian tersebut telah menimbulkan satu korban meningga dunia dan beberapa warga mengalami luka - luka
Baca Juga:Korban meninggal dunia, Siti Hawa merupakan warga RT 001/RW 001, Dusun Terang, Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.
Korban luka - luka sementara yang terdata masing - masing, Emilian dan Jumra. Keduanya adalah perempuan warga Dusun Terang, Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat.
Pasca gempa bumi Polres Manggarai Barat dan pemerintah daerah (Pemda) Manggarai Barat serta Instansi terkait telah melakukan sejumlah langkah.
Polisi dan pemerintah membantu mengevakuasi korban ke RSU terdekat.
Juga didirikan tenda darurat di halaman RSUD Komodo dan halaman rumah sakit Siloam Labuan Bajo serta memberikan himbauan peringatan tsunami
Kapolda NTT Minta Seluruh Kapolres di Flores Bantu Warga Berdampak Gempa
Listrik di Nagekeo Masih Padam Dan Pasien Rumah Sakit Dipindahkan ke Tenda Darurat
Di Sikka, Dua Orang Meninggal Pasca Gempa dan Lima Warga Dalam Perawatan
Lima Warga Meninggal Pasca Gempa M7,7 Nagekeo, Forkopimda NTT Terbang ke Flores
BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami Usai Gempa M7,7 NTT, Masyarakat Diminta Tetap Waspada