Jumat, 07 Agustus 2026

IRT di Sikka Hilang Dan Tinggalkan Surat Ditemukan di Tarakan-Kalimantan

Imanuel Lodja - Jumat, 07 Agustus 2026 11:10 WIB
IRT di Sikka Hilang Dan Tinggalkan Surat Ditemukan di Tarakan-Kalimantan
ist
IRT di Sikka Hilang dan Tinggalkan Surat Ditemukan di Tarakan-Kalimantan

digtara.com -Misteri hilangnya seorang ibu rumah tangga asal Dusun Dobo, Desa Lantena, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, akhirnya terungkap.

Baca Juga:

Setelah beberapa hari dinyatakan hilang dan dilaporkan oleh keluarganya ke Polsek Kewapante Polres Sikka, Lusia Luju berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Kamis (6/8/2026).

Pengungkapan ini merupakan hasil koordinasi intensif oleh Kapolsek Kewapante, Iptu Chairil Syafar bersama jajaran dengan berbagai pihak, termasuk Polres Tarakan, hingga keberadaan perempuan tersebut berhasil diketahui secara pasti.

Kasus ini bermula dari laporan orang hilang yang dibuat oleh pihak keluarga dan tercatat dalam laporan gangguan nomor: L/GANGGUAN/B/14/VII/2026/SPKT/Polsek Kewapante/Polres Sikka/Polda Nusa Tenggara Timur, tanggal 4 Agustus 2026.

Saat itu keluarga melaporkan kalau Lusia Luju pergi dari rumah dengan meninggalkan sepucuk surat berisi pesan.

Sejak laporan diterima, personel Polsek Kewapante segera melakukan serangkaian penyelidikan dengan mengumpulkan informasi, menelusuri jejak keberangkatan, serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Baca Juga:
Perkembangan diperoleh pada Rabu, 5 Agustus 2026, ketika penyidik mendapatkan informasi bahwa Lusia Luju diduga sedang melakukan perjalanan menuju Kota Tarakan menggunakan KM Siguntang.

Informasi tersebut kemudian diverifikasi melalui PT Pelni Cabang Sikka. Hasil pemeriksaan manifes penumpang membenarkan bahwa nama Lusia Luju tercatat sebagai penumpang kapal dengan tujuan Tarakan.

Kapolsek Kewapante berkoordinasi dengan Polres Tarakan untuk pemantauan dan pencarian terhadap yang bersangkutan setibanya di pelabuhan tujuan.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 06.43 WITA, personel Polres Tarakan berhasil menemukan dan mengamankan Lusia Luju sesaat setelah tiba di Pelabuhan Tarakan.

Lusia dibawa ke Mapolres Tarakan guna pendataan dan memastikan kondisi dan identitasnya sebelum dilakukan komunikasi dengan pihak keluarga.

Informasi mengenai penemuan tersebut segera disampaikan Kapolsek Kewapante kepada suami Lusia Luju, Yohanes Don Bosko Kardianus, beserta keluarganya di Desa Iantena.

Dalam koordinasi tersebut, pihak keluarga dimintai kepastian mengenai langkah yang akan ditempuh, apakah Lusia Luju akan dipulangkan ke Kabupaten Sikka atau tetap melanjutkan pekerjaannya di Kota Tarakan.

Setelah melalui komunikasi dan pertimbangan keluarga, Yohanes Don Bosko Kardianus menyampaikan persetujuannya melalui rekaman video bahwa istrinya diizinkan tetap bekerja di Kota Tarakan.

Untuk memastikan keputusan tersebut benar-benar diambil secara sadar oleh kedua belah pihak, Polres Tarakan kemudian memfasilitasi komunikasi melalui sambungan video antara Lusia Luju dengan suami dan anaknya.

Dalam percakapan tersebut, Lusia Luju secara langsung menjelaskan bahwa keputusannya meninggalkan kampung halaman bukan karena menjadi korban tindak pidana ataupun paksaan, melainkan murni untuk mencari pekerjaan sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Kota Tarakan.

Pernyataan tersebut didokumentasikan dalam bentuk rekaman video sebagai bagian dari dokumentasi penanganan perkara sekaligus memastikan bahwa tidak terdapat unsur pidana dalam peristiwa yang sebelumnya dilaporkan sebagai orang hilang.

Berdasarkan hasil koordinasi antara Polsek Kewapante dan Polres Tarakan, keterangan dari Lusia Luju, serta persetujuan resmi dari pihak keluarga, disepakati bahwa yang bersangkutan diperbolehkan tetap tinggal dan bekerja di Kota Tarakan.

Diketahui, Lusia Luju bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di kediaman Theresia di Jalan Basarnas Eltari Nomor 102, RT 02, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan.

Baca Juga:
Pada hari yang sama, pukul 14.30 WITA, Kapolsek Kewapante Iptu Chairil Syafar bersama Kanit Reskrim Aiptu Safrudin Soi, Kanit Intelkam Aipda Yoseph Puri Koles, Ka SPKT III Aipda Maxi A. Pingak, serta keluarga Lusia Luju menggelar koordinasi lanjutan di Polsek Kewapante guna menyampaikan perkembangan hasil penanganan kasus sekaligus memastikan seluruh pihak memahami hasil penyelesaian perkara tersebut.

Dengan ditemukannya Lusia Luju dalam keadaan selamat, terungkapnya alasan kepergiannya, serta tercapainya kesepakatan antara yang bersangkutan dan pihak keluarga, penanganan laporan orang hilang secara resmi dinyatakan selesai.

Status penanganan perkara juga telah diperbarui pada aplikasi DOORS dengan keterangan selesai.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat

Pergi dari Rumah Karena Masalah Hutang, IRT di Sikka Tinggalkan Sepucuk Surat

UU IKN Digugat ke MK, AMAN Soroti Hak Masyarakat Adat Suku Balik, Paser, dan Benuaq

UU IKN Digugat ke MK, AMAN Soroti Hak Masyarakat Adat Suku Balik, Paser, dan Benuaq

Puluhan Calon Tenaga Kerja Diamankan Polres Ende Saat ke Kalimantan

Puluhan Calon Tenaga Kerja Diamankan Polres Ende Saat ke Kalimantan

Polres Sikka Bekuk Residivis Curanmor

Polres Sikka Bekuk Residivis Curanmor

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Tersesat di Gunung Egon, Dua Pendaki Ditemukan Selamat

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Upaya Bunuh Diri Sempat Digagalkan Kerabat, Pria di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas Dalam Kamar

Komentar
Berita Terbaru