Gagal Bertemu Gubernur NTT, Demo Mahasiswa-Sopir Pick Up Bentrok
Imanuel Lodja - Selasa, 05 Mei 2026 08:00 WIB
ist
Aksi massa di depan kantor gubernur dibawah pengawalan aparat keamanan
Mereka menilai aturan itu merugikan masyarakat, terutama petani yang bergantung pada pikap untuk transportasi.
Demonstran menuntut perlindungan hukum bagi buruh, pelibatan pekerja dalam pembahasan aturan ketenagakerjaan, serta pengawasan terhadap jam kerja dan upah.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Baca Juga:
Untuk sektor pendidikan, massa meminta pemerintah menindak sekolah negeri yang masih memungut iuran di luar ketentuan, transparan soal dana pendidikan, dan serius menekan angka putus sekolah di NTT.
Aksi pun berakhir jelang malam tanpa pertemuan langsung antara massa dan Gubernur NTT.
Baca Juga:
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolda NTT Motivasi Personel Dit Samapta Saat Simulasi Pengendalian Massa
Perahu Motor Patah Kemudi, Nelayan di Kupang Diselamatkan Tim SAR Gabungan
Lantik Kapolsek Kupang Tengah, Kapolres Kupang Titip Sejumlah Pesan ke Ipda Theorangga Enoch Aprathama Rohi
Salah Paham, Pemuda di Bakunase II-Kupang Bertikai dan Didamaikan
Kembalikan Handphone dan Minta Imbalan, Pria di Kota Kupang Diamankan Jatanras Polresta Kupang Kota
Warga Kuaklalo-Kupang Saling Bacok Gara-gara Penutupan Ruas Jalan
Komentar