Diduga Dendam Lama Dan Mabuk Miras, Petani di Amfoang Aniaya Iparnya Hingga Tewas
digtara.com -Kasus penganiayaan berat terjadi di Desa Leloboko, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 00.05 wita.
Baca Juga:
Simeon dianiaya di rumahnya di RT 10/RW 05, Desa Desa Leloboko, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang.
Simeon pun meninggal dunia karena mengalami luka pada atas pelipis kiri yang mengeluarkan darah.
Baca Juga:Korban Simeon dan terduga pelaku, Daud masih ada hubungan keluarga dimana istri terduga pelaku adalah adik kandung korban.
Rabu, 18 Maret 2026 sekitar pukul 00.05 wita, korban berteriak di rumah korban sambil berjalan menuju rumah terduga pelaku yang jaraknya kurang lebih 60 meter.
Korban langsung mendobrak pintu rumah terduga pelaku dan langsung masuk ke dalam ruang tamu.
Korban yang sudah berada di dalam ruang tamu rumah terduga pelaku langsung mengangkat meja kayu yang ada rumah tamu.
Ia memukul terduga pelaku, tetapi terduga pelaku menangkap meja dengan tangan kirinya dan mendorong meja sehingga meja terjatuh dan patah.
Baca Juga:Kemudian terduga pelaku langsung memukul korban dengan kedua tangannya dalam keadaan tangan terkepal sebanyak 6 atau 7 kali di bagian wajah.
Korban pun jatuh telungkup. Pada saat korban jatuh tertelungkup ke tanah, terduga pelaku masih memukul korban di kepala bagian belakang lebih dari 5 kali.
Lalu posisi korban dalam keadaan telungkup membalikkan tubuhnya sendiri ke posisi terlentang.
Mabuk Miras dan Berkelahi, Dua Pemuda di Kota Kupang Sepakat Berdamai di Polsek Kota Lama
Pasangan Muda Pelaku Buang Bayi di Amarasi-Kupang Menyerahkan Diri ke Polisi
Warga di Amfoang-Kupang Swadaya Bangun Pos Polisi
Pria Pamer Alat Kelamin si Arena Pameran Diamankan Polisi
Rabies Ancam Warga di Amfoang Utara, Polisi dan Masyarakat Musnahkan Anjing Rabies