Jumat, 13 Maret 2026

Polisi di Polres Kupang Sukarela Bangun Sekolah di Perbatasan NKRI-RDTL

Imanuel Lodja - Jumat, 13 Maret 2026 12:00 WIB
Polisi di Polres Kupang Sukarela Bangun Sekolah di Perbatasan NKRI-RDTL
ist
Bangunan sekolah sederhana yang dirintis anggota Polres Kupang di perbatasan RI-RDTL

digtara.com -Ida Bagus Manuaba, anggota Polri berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) yang kini menjabat sebagai Ps Kasubsi PIDM Seksi Humas di Polres Kupang memiliki kepedulian bagi pendidikan anak di wilayah perbatasan NKRI-RDTL.

Baca Juga:

Aiptu Ida Bagus Manuaba menorehkan jejak pengabdian sosial di wilayah perbatasan negara yaitu Polsek Amfoang Timur.

Melalui Yayasan Amanah Ampera 1942 Perwakilan Nusa Tenggara Timur, ia merintis pendirian sekolah bagi anak-anak di daerah terpencil.

Pada tahun 2023, ia memulai pembangunan Sekolah Dasar (SD) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kampung Pedalaman Kaunutun, Desa Kifu, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste.

Baca Juga:
Meski terbuat dari daun dan berdinding bebak (pelepah lontar), ia tetap semangat memberikan pengabdian.

Langkah itu bukan tanpa alasan. Jarak sekolah induk yang sangat jauh membuat banyak anak harus berjalan kaki melewati pegunungan dan sungai yang kerap meluap saat musim hujan. Kondisi tersebut membuat sebagian anak kesulitan mengakses pendidikan secara layak.

Melihat kenyataan itu, Aipda Manuaba tergerak untuk bertindak.

Dengan inisiatif pribadi, ia mendirikan sekolah sederhana agar anak-anak di kampung pedalaman tersebut dapat belajar lebih dekat dengan tempat tinggal mereka.

Tak hanya membangun sekolah, ia juga menanggung gaji para guru yang mengajar di PAUD dan SD tersebut selama tiga tahun terakhir.

Langkah itu dilakukan demi memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan bagi anak-anak di wilayah perbatasan.

Baca Juga:
Selain bidang pendidikan, kepedulian Aipda Manuaba juga menyentuh sektor ekonomi masyarakat.

Pada tahun yang sama, ia turut mendorong program hilirisasi madu hutan di Desa Kifu.

Program tersebut untuk membantu masyarakat perbatasan mengembangkan potensi madu hutan menjadi produk bernilai ekonomi melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjual madu secara mentah, tetapi dapat meningkatkan nilai jual melalui pengolahan dan pemasaran yang lebih baik.

Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi warga di wilayah perbatasan.

Meski telah melakukan banyak hal bagi masyarakat, Aipda Manuaba dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan jarang menonjolkan dirinya.

Baginya, membantu sesama adalah panggilan kemanusiaan yang harus dilakukan tanpa banyak sorotan.

Ditengah kesibukannya sebagai pejabat di Seksi Humas Polres Kupang, jejak pengabdian yang ia bangun di perbatasan tetap menjadi cerita inspiratif tentang bagaimana seorang anggota Polri dapat berperan lebih luas bagi masyarakat.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jenazah Purnawirawan TNI AD Dipulangkan ke Timor Leste

Jenazah Purnawirawan TNI AD Dipulangkan ke Timor Leste

Jenazah Purnawirawan TNI AD Ditemukan dDi Zona Bebas Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Jenazah Purnawirawan TNI AD Ditemukan dDi Zona Bebas Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan Enam ABK KM Triasmo Sejahtera dari Timor Leste

Bakamla RI Fasilitasi Pemulangan Enam ABK KM Triasmo Sejahtera dari Timor Leste

Indonesia Sambut Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN

Indonesia Sambut Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN

Ambil BBM Lewat Jalan Tidak Resmi, Warga Timor Leste Diamankan di Perbatasan

Ambil BBM Lewat Jalan Tidak Resmi, Warga Timor Leste Diamankan di Perbatasan

Polri Utamakan Lindungi Warga Dalam Insiden Perbatasan Indonesia–Timor Leste

Polri Utamakan Lindungi Warga Dalam Insiden Perbatasan Indonesia–Timor Leste

Komentar
Berita Terbaru