Polda NTT Punya Rumah Bahagia Sebagai Pusat Pemulihan Mental Bagi Semua Pihak
digtara.com -Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan Rumah Bahagia Polda NTT pada Kamis (12/3/2026).
Baca Juga:
Fasilitas ini dihadirkan sebagai pusat layanan kesehatan mental sekaligus ruang pemulihan trauma bagi anggota Polri, bhayangkari dan masyarakat.
Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Vily Rudi Darmoko yang juga Ketua Yayasan Kesehatan Mental Keluarga mengatakan Rumah Bahagia hadir dengan semangat cinta dan kepedulian untuk membantu siapa saja yang membutuhkan dukungan kesehatan mental.
Baca Juga:"Rumah Bahagia hadir dengan cinta dan kasih sayang. Kami mendengar, kami memeluk, dan kami menyembuhkan," ujarnya.
Rumah Bahagia didirikan sebagai bentuk dukungan terhadap program Kapolda NTT dalam memperkuat pelayanan perlindungan bagi perempuan, anak, serta kelompok rentan terhadap kekerasan sosial, termasuk korban kekerasan dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Rumah Bahagia juga dibangun melalui kerja sama dengan Yayasan Kesehatan Mental Keluarga dan didukung tenaga profesional seperti psikolog serta praktisi kesehatan mental.
"Bagi siapa saja yang membutuhkan informasi atau bantuan terkait kesehatan mental, dapat datang ke Rumah Bahagia. Kami akan dengan senang hati memberikan pendampingan," katanya.
Sebelum Rumah Bahagia diresmikan, kegiatan pendampingan kesehatan mental sebenarnya sudah dilakukan sejak Kapolda NTT mulai bertugas.
Baca Juga:Sejumlah anggota Bhayangkari dan personel Polri bahkan telah mengikuti pelatihan dan memperoleh sertifikasi untuk melakukan terapi.
Rumah Bahagia juga difungsikan sebagai pusat pemulihan mental dan trauma bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak serta korban TPPO di wilayah NTT.
Layanan yang tersedia melibatkan psikolog, tenaga kesehatan, serta praktisi kesehatan mental yang telah memiliki standar kompetensi untuk membantu anggota Polri maupun masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko mengatakan Rumah Bahagia bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kepedulian Polri terhadap masyarakat.
"Disinilah tempat di mana tangisan bisa berubah menjadi senyuman dan harapan tumbuh kembali. Rumah Bahagia bukan sekadar bangunan, tetapi simbol cinta Polri untuk masyarakat," ujar Kapolda NTT.
Baca Juga:Kapolda NTT mengakui bahwa anggota Polri yang setiap hari menerima berbagai laporan dan persoalan masyarakat juga menghadapi tekanan psikologis yang tidak ringan.
Menurutnya, kondisi tersebut sering kali memengaruhi kinerja anggota jika tidak ditangani dengan baik.
Kapolda NTT juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, swasta, maupun kalangan mahasiswa untuk bersama-sama mengembangkan layanan kesehatan mental di NTT.
"Rumah Bahagia ini tidak hanya untuk internal Polda NTT, tetapi juga untuk seluruh masyarakat. Siapa pun yang membutuhkan bantuan dipersilakan datang tanpa rasa malu," ujarnya.
Baca Juga:Peresmian dan launching ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolda NTT.
Ketua Bhayangkari juga menyerahkan sarana elektronik kepada Direktur Res PPA dan PPO Polda NTT, Kombes Pol Nova Irone Surentu dan kunci kendaraan kepada Karo SDM Polda NTT, Kombes Pol Juli Agung Pramono.
3.068 Personil Gabungan Amankan Operasi Ketupat Turangga 2026
Pasca Banjir, Anggota Ditpolairud Polda NTT Turun Tangan Bantu Warga Bersihkan Rumah
Perkuat Layanan Polisi di Sumba Tengah, Kapolda NTT Resmikan Pospol Umbu Ratu Nggay Barat
Kapolda NTT Resmikan Pospol Umbu Ratu Nggay Barat Sambil Berbagi Tali Asih
Kapolda NTT Bantu Lampu Penerangan Jalan Bagi Warga di Kabupaten Alor